Home / Nusantara / Wawali Denpasar: Gotong Royong, Warisan yang Perlu Dilestarikan
Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara saat menghadiri Gerakan Gotong Royong di Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan, Penatih, Denpasar. (istimewa)

Wawali Denpasar: Gotong Royong, Warisan yang Perlu Dilestarikan

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Gerakan gotong royong merupakan warisan bangsa perlu dilestarikan dan dijaga. Gerakan ini sangat penting dikedepankan, terutama saat membangun untuk kemanusiaan dan kebangsaan.

Demikian ditegaskan Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara, saat meluncurkan Gerakan Gotong Royong di Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan, di Kawasan Penatih, Denpasar, Minggu (27/12/2020).

Acara ditandai dengan pengguntingan replika kupon undian bersama Ketua Yayasan Rumah Kebangsaan dan Kebhinekaan (Rumah Kakek) I Ketut Udi Prayudi, sekaligus menandai babak baru dalam pembangunan Pesraman Satyam Eva Jayate yang menjadi rumah kebangsaan bagi generasi muda untuk menempa jiwa yang humanis, religius, nasionalis, dan progresif.

“Gerakan gotong royong yang merupakan warisan bangsa perlu dilestarikan dan dijaga. Khususnya di saat membangun untuk kemanusiaan dan kebangsaan, semangat gotong royong mesti dikedepankan,” kata Jaya Negara, dalam acara yang juga dihadiri para alumni dan kader Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) ini.

Sementara itu Ketua Yayasan Rumah Kakek I Ketut Udi Prayudi menjelaskan bahwa rumah kebangsaan ini diharapkan menjadi wahana menempa generasi muda dalam memupuk jiwa kepemimpinan, membekali diri dengan ilmu, keahlian dan ketrampilan yang dapat bermanfaat bagi pemajuan bangsa dan negara.

“Semangat besar membangun generasi muda ini melibatkan semua komponen masyarakat untuk bergotong royong meneruskan pembangunan pesraman yang fungsinya sangat penting bagi pengkaderan dan pelatihan bagi generasi muda,” ucapnya.

Udi Prayudi meyakini, dengan semangat gotong royong apapun akan dapat diwujudkan. Karena itu, meski di tengah pandemi Covid-19, ia optimistis pembangunan Pesraman Satyam Eva Jayate bisa jalan terus.

“Model gotong royong warisan leluhur dalam bentuk penyebarluasan kupon undian berhadiah ini sebagai upaya untuk melanjutkan pembangunan pesraman,” ujarnya.

“Penggalian dana dilakukan untuk melanjutkan pembangunan sehingga pesraman dapat bermanfaat bagi kemajuan bangsa,” imbuh Udi Prayudi.

Saat ini, satu unit bangunan pesraman berlantai tiga sudah berdiri di areal seluas 14 are. Bangunan yang terdiri dari aula, ruang meeting, co working space dan ruang bersama itu, selain dimanfaatkan untuk kegiatan pengkaderan generasi muda juga dimanfaatkan bersama sebagai unit usaha menopang kelangsungan pesraman. Di areal pesraman juga berdiri candi pemujaan yang mewujudkan semangat Hindu Nusantara.

Adapun kupon undian yang disebarkan, berhadiah rumah 1 unit, sepeda motor, barang elektronik, tiket travelling dan berbagai hadiah menarik lainnya. (KI-01)

Check Also

Budaya Literasi Merosot Picu Maraknya Hoaks dan Radikalisme

Ruteng (KitaIndonesia.Com) – Fenomena maraknya kasus ujaran kebencian serta hoaks hingga tumbuh suburnya radikalisme dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *