Home / Pemerintahan / Update Status PDP Janggal, Sekda Salahkan Kadinkes

Update Status PDP Janggal, Sekda Salahkan Kadinkes

Nagekeo (KitaIndonesia.Com) – Data update penanganan covid 19 di Nagekeo, minggu (5/4), NTT terdapat kejanggalan soal status PDP . Kejanggalan terlihat pada status PDP yang masih nol padahal sehari sebelumnya Sabtu (4/4) salah seorang PDP yang dirujuk dari Nagekeo diisolasi di rumah sakit rujukan TC Hillers.

” PDP asal Nagekeo dirawat di Ruang Isolasi RSUD Maumere, namun notifikasi masuk Nagekeo. Dengan demikian, ada dua PDP yang dirawat di Ruang Isolasi, karena sebelumnya ada satu PDP asal Sikka terlebih dahulu masuk di sana,” kata Petrus Herlemus, Sekretaris Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sikka.

 

 

Data terbaru yang diberikan Juru bicara Tim Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Nagekeo Silvester Teda Sada, Minggu (5/4), di Kabupaten Nagekeo saat ini terdapat satu orang PDP negatif Corona namun telah meninggal dunia sehingga tidak ada lagi PDP.

” Saat ini dari data yang kami terima PDP sisa nol, P2T2 ada 647 dan ODP ada 19 orang yang tersebar di 5 kecamatan” kata Sil Teda.

Sedangkan sekda Nagekeo yang juga ketua Tim Percepatan Penanganan Covid 19 Nagekeo, Lukas Mere mengatakan pihaknya tidak tahu ada PDP dari Nagekeo yang dirujuk ke Maumere karena kadis kesehatan tidak memberikan informasi soal status tersebut hingga tadi pukul 15.00 WITA.

Lukas menyesalkan ia tidak menerima laporan adanya PDP karena selama ini rumah sakit melaporkan data melalui Dinas Kesehatan dan hingga tadi pukul 15 . 00 WITA belum ada PDP.

“Saya tidak dapat laporan sama sekali, dari kepala dinas kesehatan yang merangkum data sesuai dari puskesmas dan rumah sakit di Nagekeo ini. Kami hanya melaporkan ke media atau mempublikasikan apa yang mereka laporkan kepada kami.

Ini Kadinkes cuci tangan. Dia seorang dokter seharusnya tahu bagaimana status pasien, kami dan Humas hanya memberitakan apa yang mereka laporkan.

Selama ini yang membingungkan mereka ini, ini ilmu medis yang tahu hanya mereka soal status orang dengan gejala tertentu. Soal ada status PDP Kadinkes harus tanggung jawab,” Kata Lukas.

Sedangkan Kepala Dinas Kesehatan Nagekeo drg. Ellya Dewi mengatakan ia tidak ingat kapan pasien PDP itu dirujuk dan belum dapat surat resmi soal status pasien tersebut dari rumah sakit rujukan TC Hillers Maumere.

” Saya tidak tahu statusnya sekarang, belum ada info resmi dari TC Hillers, saya lupa tidak ingat rujuknya kapan, saya tidak pegang datanya sekarang nanti besok aja di posko aja,” kilah Ellya. (KI8)

Check Also

Mengurai Masalah Sampah, Pemkot Denpasar Jajaki Kerja Sama dengan Indonesia Power

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Penanganan masalah sampah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah Kota Denpasar di …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *