Home / Hukum / Togar Situmorang: Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Kembalikan Roh Musyawarah-Mufakat
Advokat senior, Togar Situmorang, SH, MH, MAP. (istimewa)

Togar Situmorang: Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Kembalikan Roh Musyawarah-Mufakat

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Dunia hukum di Indonesia mengukir sejarah baru. Hal ini menyusul terbitnya Peraturan Kejaksaan Agung Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020 Tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif.

Demikian disampaikan advokat senior yang juga pengamat kebijakan publik Togar Situmorang, SH, MH, MAP, di Denpasar, Minggu (9/8/2020). Menurut dia, Keputusan Kejaksaan Agung ini merupakan jawaban atas suara keadilan di masyarakat selama ini.

“Keadilan restoratif adalah penyelesaian perkara tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku/ korban, dan pihak lain yang terkait untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula, dan bukan pembalasan,” kata Togar Situmorang.

“Lahirnya Peraturan Kejaksaan Nomor 15 Tahun 2020 salah satunya didasari oleh berbagai kritikan masyarakat tentang penanganan perkara terhadap rakyat kecil,” imbuh Founder dan CEO Firma Hukum di Law Firm Togar Situmorang yang beralamat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A Renon, Denpasar (pusat), dan Cabang Denpasar di Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Kesiman, Denpasar serta Cabang Jakarta di Gedung Piccadilly Room 1003-1004, Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Jakarta Selatan, ini.

Ia pun mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung Republik Indonesia dengan menerbitkan keputusan ini. Ia menyebut, ini sebuah langkah maju dalam menerapkan hukum di Indonesia.

“Keputusan itu sangat tepat, karena kembali kepada roh dasar hukum negara kita, yakni Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, khususnya dalam hal ‘musyawarah dan mufakat’,” ucapnya.

Ketua Hukum RS dr Moedjito Dwidjosiswojo Jombang, Jawa Timur, ini menambahkan, keputusan tersebut sangat banyak sisi positifnya. Salah satunya, dapat mengurangi beban pemerintah dalam anggaran warga binaan di lembaga permasyarakatan.

“Selama ini, kita ketahui bahwa anggaran pemerintah sangat besar sekali untuk memberi makan warga binaan, dan lembaga pemasyarakatan pun sudah semuanya over kapasitas. Kita harus terus mendorong penerapan hukum yang lebih baik, demi kemajuan hukum di negara kita,” ujar Ketua Pengurus Kota Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengkot POSSI) Kota Denpasar ini.

Dalam konteks peran advokat, lanjut Togar Situmorang, dengan keputusan ini maka para advokat bisa melakukan kemajuan hukum dengan melakukan mediasi penal yakni menyelesaikan perkara di luar persidangan dengan azas musyawarah dan mufakat di antara para pihak yang berperkara.

“Advokat juga dapat menjadi sebagai mediator dalam proses perdamaian tersebut, kemudian membuatkan Akta Van Dading (Akta Perdamaian/ Kesepakatan Para Pihak). Yang mana hal tersebut kembali kepada hati nurani dan itikad baik dari para pihak untuk menyelesaikan perkara dengan cara musyawarah dan mufakat demi terciptanya perdamaian yang sesungguhnya,” tuturnya.

Togar Situmorang yang masuk dalam Tim 9 Investigasi Komnaspan RI mengungkapkan bahwa sisi positif lainnya dari kehadiran peraturan ini adalah dapat meringankan beban penumpukan perkara di Pengadilan. Hal itu juga dapat menghemat biaya perkara dan menghemat waktu.

Selain itu, untuk perkara atau kasus yang memuat kerugian yang kecil, dapat diselesaikan tanpa harus masuk ke ranah Pengadilan. Regulasi ini diharapkan bisa memberikan dampak positif terhadap proses penegakan hukum di negeri ini. Apalagi masyarakat sudah mengidam-idamkan rasa keadilan yang begitu susah didapatkan.

“Besar harapan kita bersama, dengan lahirnya peraturan ini bisa menjaga marwah proses penegakan hukum di Indonesia serta apa yang menjadi tujuan hukum yaitu keadilan, kepastian dan kemanfaatan hukum itu bisa kita rasakan bersama,” pungkas Togar Situmorang. (KI-01)

Check Also

Tinggal di Malang Malah Digugat di Denpasar, Ibu Rumah Tangga Ini Minta Bantuan Law Firm Togar Situmorang

Tinggal di Malang Malah Digugat di Denpasar (KitaIndonesia.com) – Seorang ibu rumah tangga yang tinggal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *