Home / Hukum / Togar Situmorang Kutuk Aksi Jagal Kucing di Medan
Advokat senior Togar Situmorang, SH, CMed, MH, MAP, CLA. (istimewa)

Togar Situmorang Kutuk Aksi Jagal Kucing di Medan

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Sebuah video viral beberapa hari terakhir. Isinya terkait informasi tentang adanya rumah jagal kucing di Medan, Sumatera Utara.

Parahnya, kucing-kucing tersebut didapatkan sang penjagal dari hasil pencurian kucing peliharaan warga sekitar. Bukan itu saja, daging kucing yang sudah dijagal tersebut juga diolah untuk dijadikan makanan.

Video ini mengejutkan semua pihak, termasuk Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi. Ia tidak menyangka hewan peliharaan itu justru dijagal dan dijadikan sebagai makanan.

“Saya jujur saja kaget mendengar informasi adanya kasus penjagalan kucing-kucing untuk dijadikan makanan,” kata Edy Rahmayadi, sebagaimana diposting dalam akun Instagram pribadinya, Jumat (29/1/2021). 

Yang lebih mengagetkan lagi, lanjut dia, kucing-kucing tersebut ternyata sebagian adalah peliharaan warga yang dicuri sang tukang jagal. Sebagai pencinta kucing, Edy mengaku merasa sangat miris.

Keprihatinan juga disampaikan advokat kondang Togar Situmorang, SH, CMed, MH, MAP, CLA, di Denpasar, Minggu (31/1/2021). Ia sangat menyayangkan hal tersebut bisa terjadi.

“Hewan-hewan yang seharusnya kita sayangi, malah dijadikan bahan-bahan makanan. Tentu sangat kita sayangkan peristiwa ini,” kata advokat kelahiran Jakarta berdarah Batak itu.

Togar Situmorang pun meminta kepada masyarakat, agar tidak menjadikan kucing sebagai makanan. Masih banyak makanan lain yang lebih layak dikonsumsi.

Ia bahkan mengutip sebuah pesan moral, “Binatang peliharaan memanusiakan. Mereka mengingatkan kita bahwa memiliki kewajiban dan tanggung jawab untuk melindungi serta merawat seumur hidup”.

Togar Situmorang juga mendesak aparat kepolisian untuk turun tangan dan mengungkap kejadian ini. Jika benar ada juga tindak pidana pencurian, maka pelaku harus ditindak tegas.

“Polisi harus bisa mengungkap seperti apa kasus ini. Apabila memang terjadi tindak pidana seperti pencurian kucing, diharapkan segera ditindak dengan tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar advokat yang sering disapa “Panglima Hukum” ini.

Ia lalu menyontohkan kasus yang pernah ditangani oleh Law Firm Togar Situmorang, di mana ada empat pelaku penganiayaan anjing dibekuk jajaran Polsek Kuta Selatan di kosan-kosan setelah aksi mereka menganiaya hewan peliharaan tersebut viral di media sosial. Kasus penganiayaan anjing ini terjadi di Jalan Taman Giri, Perumahan Griya Nugraha, Gang Jeruk C1, Benoa, Kuta Selatan, Badung, 23 Juni 2020 lalu.

“Tentu kami sebagai kantor hukum yang peduli terhadap hewan peliharaan dan aktif di komunitas penyayang binatang peliharaan anjing serta kucing, sangat mengutuk peristiwa tersebut. Kami mengharapkan kejadian seperti penganiayaan terhadap hewan itu tidak boleh terjadi lagi dan diharapkan para pelaku dapat dijerat hukum,” ucapnya.

“Mari kita hidup saling mengasihi. Baik menjaga hubungan dengan Tuhan, sesama manusia, maupun dengan makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya,” pungkas CEO & Founder Law Firm Togar Situmorang yang berkantor pusat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A, Renon, Denpasar; serta kantor cabang masing-masing di Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Denpasar Timur; Jalan Malboro Teuku Umar Barat Nomor 10, Denpasar Barat; Gedung Piccadilly Jalan Kemang Selatan Raya 99, Jakarta Selatan; Jalan Trans Kalimantan Nomor 3-4, Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat; serta Jalan Duku Blok Musholla Baitunnur Nomor 160 RT/ RW 007/ 001 Desa Budur, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat itu. (KI-01)

Check Also

Tinggal di Malang Malah Digugat di Denpasar, Ibu Rumah Tangga Ini Minta Bantuan Law Firm Togar Situmorang

Tinggal di Malang Malah Digugat di Denpasar (KitaIndonesia.com) – Seorang ibu rumah tangga yang tinggal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *