Home / Nusantara / Tiba di Labuan Bajo, Uskup Ruteng Terpilih Disambut Secara Adat Manggarai
Uskup Ruteng terpilih Romo Siprianus Hormat, Pr, saat dikenakan songket Manggarai dalam upacara penyambutan di Bandara Komodo Labuan Bajo. (kitaindonesia.com/m susanto)

Tiba di Labuan Bajo, Uskup Ruteng Terpilih Disambut Secara Adat Manggarai

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Romo Siprianus Hormat, Pr, telah ditunjuk oleh Vatikan untuk menjadi Uskup Ruteng, pada tanggal 13 November 2019 lalu. Menurut rencana, Romo Siprianus akan ditahbiskan sebagai pimpinan umat Katolik Keuskupan Ruteng, 19 Maret 2020 mendatang.

Serangkaian tahbisan tersebut, Romo Siprianus telah tiba di Bandara Komodo Labuan Bajo, Jumat (28/2/2020) sore. Turun dari pesawat, Romo Siprianus bersama rombongan langsung disambut oleh Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula yang didampingi jajaran Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat serta Uskup Emeritus Mgr Mikael Angkur, OFM, serta Vikep Labuan Bajo Keuskupan Ruteng Romo Rikardus Manggu, Pr.

Uskup Ruteng terpilih Romo Siprianus Hormat, Pr, saat disambut Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula bersama Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat di Bandara Komodo Labuan Bajo. (kitaindonesia.com/itho umar)

Selanjutnya sebelum memasuki ruang VIP Bandara Komodo, Romo Siprianus disambut secara adat Manggarai. Tuak kapu hingga Tari Tiba Meka yang dibawakan oleh siswa-siswi SMAK Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo, memeriahkan seremoni penyambutan tersebut.

Usai penyambutan secara adat, Romo Siprianus dan rombongan kemudian dipersilahkan memasuki ruang VIP Bandara Komodo. Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula, Uskup Emeritus Mgr Mikael Angkur, OFM, Vikep Labuan Bajo Keuskupan Ruteng Romo Rikardus Manggu, Pr, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Manggarai Barat Augustinus Rinus, Kapolres Manggarai Barat AKBP Handoyo Santoso, Danramil Labuan Bajo Kapten (Inf) I Nyoman Sukada, Wakil Danlanal Labuan Bajo Lettu Seto Adi Utomo, Kajari Labuan Bajo, juga tampak memasuki ruangan yang sama.

Uskup Ruteng terpilih Romo Siprianus Hormat, Pr, saat disambut secara adat Manggarai di Bandara Komodo Labuan Bajo. (kitaindonesia.com/m susanto)

Setengah jam berselang, Romo Siprianus dan rombongan meninggalkan Bandara Komodo dan langsung menuju Kevikepan Labuan Bajo. Di sini, sekali lagi penyambutan secara adat dilakukan. Selain itu, anak-anak sekolah dari Taman Kanak – Kanak hingga SMA serta masyarakat umum sudah menanti kedatangan Uskup Ruteng terpilih ini.

Seperti diketahui, tanggal 13 November 2019, pihak Vatikan mempercayakan Romo Siprianus menjadi Uskup di wilayah yang meliputi Kabupaten Manggarai, Manggarai Barat dan Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur itu. Penunjukan tersebut dilakukan karena sejak tahun 2017 lalu Keuskupan Ruteng dipimpin sementara oleh Uskup Denpasar Mgr Silvester San, Pr. Mgr Silvester menjadi Administrator Apostolik Keuskupan Ruteng menyusul pengumuman pengunduran diri Mgr Huber Leteng, pada tanggal 11 Oktober 2017.

Uskup Ruteng terpilih Romo Siprianus Hormat, Pr, saat disambut dengan Tari Tiba Meka oleh siswa-siswi SMAK Seminari Yohanes Paulus II Labuan Bajo, di Bandara Komodo Labuan Bajo. (kitaindonesia.com/m susanto)

Mgr Siprianus lahir di Cibal, Manggarai, Nusa Tenggara Timur, tanggal 16 Juli 1966. Ia menyelesaikan di SDK Ri’i (1974-1980) serta SMP dan SMA Seminari Pius XII Kisol (1980-1986).

Selanjutnya pada tahun 1987-1991, Mgr Siprianus menempuh pendidikan di STFK Ledalero, serta studi teologi di kampus yang sama pada tahun 1993-1995. Ia kemudian ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1995, dan ditugaskan sebagai Ketua Komisi Kepemudahaan Keuskupan Ruteng dan menjadi pastor kapelan di Paroki Cewonikit, Ruteng hingga tahun 1996.

Tahun 1996-1997, Mgr Siprianus menjadi pastor pendamping para frater yang menjalani Tahun Orientasi Rohani (TOR) di Lela, Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur. Selanjutnya tahun 1998, menjadia pastor rekan Paroki St Paskalis, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

Uskup Ruteng terpilih Romo Siprianus Hormat, Pr, saat disambut di Kevikepan Labuan Bajo. (kitaindonesia.com/m susanto)

Pada tahun 1999-2001, ia menempuh studi Universitas Lateran, Italia (Licenciat) serta Kursus Formasi di Gregoriana (2001-2002). Kemudian pada tahun 2002-2012 menjadi staf pembina Seminari Tinggi St Petrus Ritapiret.

Pada saat bersamaan tahun 2003-2012, Mgr Siprianus juga menjadi staf pengajar STFK Ledalero. Ia juga menjadi dosen tamu di STKIP St Paulus Ruteng yang sekarang berubah status menjadi Unika St Paulus (2007-2011).

Sejak tahun 2012, Mgr Siprianus hijrah ke Jakarta, menjadi Sekretaris Komisi Seminari KWI dan Sekretaris Harian BKBLII KWI. Mgr Siprianus juga menjadi ketua UNIO Indonesia sejak 2014. Pada November 2016, dalam forum sidang tahunan KWI, ia terpilih menjadi Sekretaris Eksekutif KWI menggantikan Romo Edy Purwanto. (KI4/KI21)

Check Also

Waspada! Ada Tambahan 15 Kasus Positif Covid-19 di Manggarai Barat

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Masyarakat Manggarai Barat patut waspada. Pasalnya, kasus Covid-19 di ujung barat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *