Home / Peristiwa / Nasional / Tiap Tahun Sumbang Devisa Rp 150 Triliun, Pastika: Bali Tak Dapat Apa-apa!
Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Made Mangku Pastika. (kitaindonesia.com/san edison)

Tiap Tahun Sumbang Devisa Rp 150 Triliun, Pastika: Bali Tak Dapat Apa-apa!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Bali masih merupakan destinasi wisata teratas di tanah air. Belum ada daerah lainnya di Indonesia, yang mampu menyaingi laju industri pariwisata Pulau Dewata.

Sebagai salah satu bukti nyata, sebagaimana pemaparan anggota DPD RI Perwakilan Bali Made Mangku Pastika, hampir setiap tahun pariwisata Bali menyumbang devisa rata-rata Rp130-150 triliun kepada negara. Jumlah yang tidak sedikit tentunya.

Tetapi sayangnya, dari sumbangan besar ini, Bali ternyata tidak mendapatkan dana bagi hasil. Bali hanya mendapatkan nama besar sekaligus predikat sebagai destinasi wisata nomor satu.

“Kita menghasilkan devisa (dari pariwisata) untuk negara setiap tahun 130-150 triliun rupiah,” kata Pastika, saat dialog Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) DPD RI dengan DPRD Provinsi Bali, di Gedung Dewan, Renon, Denpasar, Jumat (6/12/2019).

“Tetapi kita tidak dapat apa – apa dari pariwisata ini,” imbuh mantan gubernur Bali dua periode ini.

Ia menyebut, Bali tidak mendapatkan apa-apa dari bagi hasil pariwisata karena terbentur UU Nomor 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah. Undang-undang ini, diakui Pastika, sangat tidak adil bagi Bali.

“Undang – undang ini dalam konsiderannya, sesungguhnya mengatur terkait potensi sumber daya alam dan sumber daya lainnya. Tetapi dalam pasal – pasalnya, tidak diatur soal sumber daya lainnya. Akibatnya, kita tidak dapat apa – apa. Dana bagi hasil kita nol,” tandas mantan Kapolda Bali ini.

BACA JUGA:   Pimpinan dan Anggota DPRD Bali Ucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri

“Saya sering dapat DIPA (saat dua periode menjadi gubernur Bali, red). Tapi dalam DIPA itu tidak ada dana bagi hasil sumber daya alam. Sementara daerah lain dapat. Ini tidak fair,” imbuh Pastika.

Atas dasar itu, lanjutnya, DPD RI berencana menggugat UU Nomor 33 Tahun 2004 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Ia pun memohon dukungan moril DPRD Provinsi Bali terkait hal tersebut.

“Menurut saya, (UU Nomor 33 Tahun 2004) sudah patut kita gugat. Saya mohon dukungan moril dari DPRD Bali. Kami sudah siap ajukan ke MK,” jelas Pastika.

Selain UU Nomor 33 Tahun 2004, diakuinya bahwa UU Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, juga tidak adil bagi daerah. Sebab untuk memungut sesuatu dari wisatawan misalnya, ‘tidak diperbolehkan’ oleh undang-undang tersebut.

“Kita mau pungut sesuatu dari wisatawan, tidak bisa. Jadi kita tidak dapat apa – apa dari pariwisata ini,” tegas Pastika. (KI4)

Check Also

Gerakan Menanam Bersama Napi, Parta: Ini Tindakan ‘Memanusiakan’

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – KalapasĀ  Buleleng berkolaborasi dengan Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng dan Komunitas Lingkungan E-Darling …

15 comments

  1. Inyoman rudianto

    Terus kalau sudah begitu pemerintah cari jalan keluarnya ,utk apa bali hanya sebagai mesin uang…dan tdk dapat bagian dr kerja keras ,kenapa gak pusat 20%bali 80%..indonesia bukan bali aja masih banyak propinsi lainya..yg akan bayar k pusat..

  2. Saya mendukung kl itu mrpkn hak dr bali yg meski didapt..yg tau apa yg harus didpt dan yg tdk itu pemeerintah…dgn adanya perwqkilan daerah maka hal2 yg menyakut daerah bali hrs meskinya hrs dipeejuangkan…dan mestinya DPRD hrus memberikan dukungan penuh terhdp perjuangan perwakilan Bali dipusat…

  3. fck the rule,ini akibat rezim soeharto masih berlaku,aturan dan pasal dan UUD bisa di jual belikan,makanya papua kaya tambang tp pemerintahnya miskin,sama bali juga bakalan begitu.Kenapa pemerintah pusat sibuk ngurusin aturan di bali,sebab pemasukan devisanya paling gede jelas pusat mau monopoli dan tidak memberikan kewenangan pada pemerintah daerah sebab pemerintah daerah dianggap anjing pejabat politik di pusat.

  4. Id yg sangat luar biasa Pak Mangku mohon kerja sama nga dgn DPR dan DPRD Bali agar hal tersebut bisa diraih
    Apa gunanya masyarakat bali kerja habis habisan utk memajukan daerah dan pariwisata sedang hasilnya orang lain saja yg menimakti
    Kemanakah kenerja para DPR yg sebelumnya terutama utusan dari Bali ??? Knp gak terpikirkan dari dulu
    SALUUUTTTTT

  5. Knp baru nyadar..tapi syukur msh tersisa…salut…dan yg punya taji….bantu ide ini…ini yg bagus buat perbaiki kesejahteraan rakyat..bravo pa mangkuu…ayo mulai

  6. Koh Ti ngomooong…

  7. Semoga perjuangannya berhasul. Kami tentu mendukung dari dulu.

    • Setuju Pak mangku Pastika sekarang saat yg tepat dukung perjuangan Pak Mangku agar Bali bisa menang dan gak dibodoh bodohi oleh oknom pembuat UU yg sarat dgn korupsi. Pokonya ke tiga DPD wakil bali kami rakyat bali mimta kerjasamanya..!!!

  8. Saya sebagai orang Bali selalu mendukung kalau memang itu tujuannya memperjuangkan masyarakat banyak.

  9. itu ide berilian Pak Mangku, sy dr Tejakula Bll salut sm ide2 Pak sd saat ini, jangankan DPRD Masy Balipun yakin akan mendukung, Pak ibarat pohon padi, jangan sex x spt AWK, Mat berjuang Ide Huang Widhi menyertai setiap langkah yg menjalankan kepatutan. matberjuang demi keBenaran

  10. Terus selama ini bapak kemana???

  11. Pastinya warga bali akan sangat mendukung usaha menggugat undang undang yg dimaksud,Moga berhasil dan kami akan sangat kecewa apabila tdk ada yg mau berjuang.

  12. Selamat & sukses, utk Pak Made Mangku Pastika, dkk. anggota DPD dari Bali yg menyadari, memahami, mengetahui dan segera melakukan tindakan hukum utk bisa revisi undang-undang, yg didapati tidak/ kurang sesuai dengan keadilan, hak dan kewajiban bagi Bali.
    Semoga pengabdiannya bersama aparat terkait, mendapat restu, kekuatan, keberhasilan, demi KEADILAN bagi Bali.
    Ayo kita ikut berdoa, semoga dengan doa keluarga besar yg di Bali dan di manapun berada diberkatiNya. Swaha šŸ™

  13. Mantap pak mangku, pak mangku tau tntang hukum tp mngkin wktu mnjbat gubernur tdk pnya kewenangan untu itu,,skrng saatnya pk mangku brsuara di pusat,krn itu mrupakan tupoksi DPD RI bali,memang harus bersuara mewakili bali untuk lebih baik

  14. Gak bisa berjuang sendirian p mangku…
    Dikroyok sama pusat..ayo wakil Bali bersatulah u Bali…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *