Home / Peristiwa / Nasional / Terima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI, Bupati Edi Endi: Kami Butuh Rumah Sakit
Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Wakil Bupati Yulianus Weng bersama pimpinan dan anggota Komisi IX DPR RI dan mitra kerja. (kitaindonesia/san edison)

Terima Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI, Bupati Edi Endi: Kami Butuh Rumah Sakit

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Wakil Bupati Yulianus Weng menerima kunjungan kerja pimpinan dan anggota Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja di Aula Kantor Bupati Manggarai Barat, di Labuan Bajo, Senin 12 April 2021.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Edi Endi menyampaikan sejumlah persoalan yang dihadapi Manggarai Barat di tengah predikat Labuan Bajo sebagai daerah pariwisata super premium. Salah satunya adalah terkait rumah sakit.

“Labuan Bajo ini daerah pariwisata super premium. Tetapi rumah sakit milik pemerintah daerah masih sebatas Rumah Sakit Pratama,” tutur Bupati Edi Endi.

Ia mengaku, pihaknya sempat bahagia karena dalam APBN 2021 ada alokasi anggaran untuk membangun Rumah Sakit Komodo. Namun dalam perjalanan, ternyata anggaran tersebut sudah dihapus kembali.

“Mohon kiranya pimpinan dan anggota Komisi IX DPR RI berkenan menyampaikan salam kami kepada pemerintah pusat, bahwa kami butuh rumah sakit yang sepadan dengan predikat Labuan Bajo sebagai daerah pariwisata super premium,” kata Bupati Edi Endi.

Mantan Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat ini tak menampik, jika di Labuan Bajo ada rumah sakit swasta dengan layanan memadai. Namun, sangat penting juga bagi pemerintah daerah untuk memiliki rumah sakit yang ideal.

“Karena itu, mohon kami dibantu. Sebab idealnya, dengan label Labuan Bajo sebagai daerah pariwisata super premium, Kabupaten Manggarai Barat sewajarnya memiliki rumah sakit dengan layanan super juga,” ucapnya.

Selain terkait rumah sakit, Bupati Edi Endi juga menyampaikan bahwa Kabupaten Manggarai Barat dialokasikan dalam program vaksinasi Covid-19 untuk 163.415 jiwa yang berumur di atas 18 tahun. Namun hingga saat ini, baru 6,5 persen di antaranya yang sudah menerima vaksin.

“Itu pun sebagian besar yang sudah menerima vaksin tersebut adalah para pelaku pariwisata. Karena itu, mohon kami juga diprioritaskan dalam program vaksin ini. Masyarakat kami siap divaksin,” ujar Bupati Edi Endi.

Hadir pada kesempatan tersebut Pimpinan Komisi IX DPR RI Felly Estelita Runtuwene (Ketua), Charles Honoris (Wakil Ketua), Emanuel Melkiades Laka Lena (Wakil Ketua), serta anggota bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI. (KI-01)

Check Also

Angka Kematian Covid-19 Meningkat di 5 Provinsi, Termasuk NTT

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat grafik angka kematian Covid-19 meningkat pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *