Home / Pendidikan / Tanggap Corona: Siswa Denpasar “Dirumahkan”, English Geek Terapkan Sistem Online
Keterangan: Director of English Geek, I Kadek Suastika, S.S.,Pg.Dip, (tiga dari kiri) bersama tim dan peserta didik.

Tanggap Corona: Siswa Denpasar “Dirumahkan”, English Geek Terapkan Sistem Online

Denpasar (KitaIndonesia.Com)– Dunia pendidikan di Bali terimbas virus korona (covid 19). Terhitung mulai Senin (16/3), aktivitas belajar mengajar di Kota Denpasar “dihentikan” sementara. Hal tersebut tertera dalam Surat Edaran No. 420/1396/SE/2020 yang ditandatangani Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Kota Denpasar, Drs. I Wayan Gunawan, Sabtu (14/3).

Gunawan menyebut kebijakan tersebut diambil memperhatikan Surat Edaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan No. 3 Tahun 2020 tentang pencegahan corona virus disease (Covid 19) pada satuan pendidikan. Termasuk Surat Edaran Walikota Denpasar 443.33/1637/Dikes tanggal 5 Maret 2020 tentang peningkatan kewaspadaan penyebaran penyakit akibat virus korona.

“Selama pelaksanaan ujian sekolah, peserta didik yang tidak mengikuti kegiatan tersebut agar melaksanakan pembelajaran di rumah. Satuan pendidikan menyiapkan bahan ajar untuk kegiatan pembelajaran di rumah. Orang tua kami harapkan memastikan putra-putrinya belajar di rumah masing-masing dan membatasi kegiatan di luar rumah,” ucap Gunawan dihubungi, Minggu (15/3).

Ditegaskan Gunawan, surat edaran yang dikeluarkan pihaknya belum mencakup lembaga pendidikan nonformal seperti lembaga kursus dan sejenisnya. Meski tidak diwajibkan libur dirinya menekankan pentingnya upaya nyata “memerangi” penyebaran virus korona. Antara lain lewat penyemprotan disinfektan, membiasakan peserta didik mencuci tangan, penggunaan masker, serta pengecekan rutin suhu tubuh.

Merespons hal tersebut, I Kadek Suastika, S.S.,Pg.Dip, Director of English Geek tak menampik surat edaran yang dikeluarkan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali maupun Kota Denpasar belum secara langsung menyentuh keberadaan Lembaga Pendidikan non formal. Dengan kata lain, tidak diwajibkan untuk meliburkan para siswa. Namun, tegasnya, English Geek akan turut “merumahkan” siswanya hingga 2 minggu ke depan.

“Segala pembelajaran dijalankan dengan moda daring (online). Dengan demikian, para siswa English Geek akan tetap mendapatkan hak belajarnya. Moda online ini telah disiapkan oleh tim kami,” ucap Suastika. Mesti belajar via online, sang direktur menegaskan kualitas pembelajaran tidak akan berkurang. “Kami yakin bahwa mode ini tidak akan mengurangi esensi dan kreativitas kegiatan belajar dan mengajar di lembaga kami,” tegasnya.

Sembari merumahkan para siswanya, Suastika menyebut English Geek akan mensterilkan kantor mereka yang berlokasi di Jalan Imam Bonjol No. 96 C, Pemecutan Klod, Kecamatan Denpasar Barat. (KI6)

Check Also

Viral Blast Global Gelontorkan Bantuan Rp100 Juta ke Pemkab Jembrana

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Platform edukasi money management Viral Blast Global mengadakan CSR (Corporate Social Responsibility) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *