Home / Politik / Sudikerta Ajak Gerbong Tinggalkan Golkar
Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry didampingi jajaran pengurus saat memberikan keterangan pers. (kitaindonesia.com/san edison)

Sudikerta Ajak Gerbong Tinggalkan Golkar

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Putusan Mahkamah Partai Golkar yang menolak gugatan lima Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten se-Bali, ternyata tak menyudahi konflik di internal partai itu. Buktinya, manuver masih dilakukan oleh kelima Ketua DPD II, termasuk mantan Ketua DPD I Partai Golkar Ketut Sudikerta.

Bahkan kabar yang santer beredar, Sudikerta mengajak seluruh loyalisnya untuk meninggalkan Partai Golkar dan hengkang ke salah satu partai politik. Konon, para loyalis Sudikerta ini diarahkan untuk bergabung dengan Partai Berkarya.

“Pak Sudikerta memerintahkan kita agar pindah partai. Dalam WA-nya, beliau (Sudikerta, red) meminta kita bergabung ke Partai Berkarya,” tutur salah seorang loyalis Sudikerta yang enggan namanya disebutkan, sambil menunjukkan percakapan dirinya dengan Sudikerta melalui jaringan WhatsApp (WA), beberapa waktu lalu.

Menurut dia, pihaknya tidak tinggal diam setelah putusan Mahkamah Partai yang menolak gugatan kelima Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten se-Bali. Gerbong Sudikerta, hanya menunggu perintah lanjutan dari Sudikerta sebelum hengkang dari ‘Beringin’.

“Kita lihat aja nanti. Yang jelas, kita tidak tinggal diam pasca putusan Mahkamah Partai itu,” ujarnya.

Merespon manuver kubu Sudikerta ini, Sekretaris DPD I Partai Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry hanya menanggapinya dengan dingin. Menurut dia, setiap kader memiliki hak untuk tetap bertahan atau malah hengkang.

“Jika Pak Sudikerta mengambil langkah itu, kan masyarakat nanti menilai. Biar bagaimanapun, beliau selama ini terbina lama di Partai Golkar, jadi seharusnya paham tentang mekanisme partai,” ujar Sugawa Korry, saat jumpa pers di Kantor DPD I Partai Golkar Provinsi Bali, di Denpasar, Kamis (21/11/2019).

Meski ada manuver demikian, lanjut Sugawa Korry, pihaknya berkewajiban untuk memberikan pembinaan serta merangkul semua kader. Pihaknya juga berharap, agar seluruh kader kembali solid untuk membesarkan Partai Golkar.

“Jadi kita hormati pilihan semua kader, termasuk Pak Sudikerta. Yang jelas, kita sebenarnya memberi kesempatan kepada Pak Sudikerta untuk menyelesaikan masalah hukumnya saat ini, agar tidak terbebani,” pungkas Sugawa Korry. (KI4).

Check Also

DKPP Akan Sidangkan Kasus LPPDK Nol Rupiah Caleg di Bali

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah menjadwalkan sidang kasus dugaan manipulasi Laporan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *