Home / Peristiwa / Nasional / Silaturahmi Kebangsaan Polda Bali, Gus Miftah: Ikutlah Pendapat Ahli, Bukan Ahli Berpendapat
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dan Tokoh Ulama Nasional Gus Miftah saat menghadiri Silaturahmi Kebangsaan Polda Bali. (istimewa)

Silaturahmi Kebangsaan Polda Bali, Gus Miftah: Ikutlah Pendapat Ahli, Bukan Ahli Berpendapat

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Tokoh Ulama Nasional Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) mengatakan bahwa Indonesia merupakan Rumah Besar yang di dalamnya terdapat berbagai kamar yang terdiri dari berbagai suku, agama, ras, dan antargolongan.

Menurut dia, apabila para pemilik kamar kembali ke kamarnya masing-masing, tidak salah masuk apalagi merusak kamar pemilik lain, niscaya kerukunan, persatuan, dan juga perdamaian akan tetap terwujud.

Gus Miftah melontarkan hal ini saat menghadiri ‘Silaturahmi Kebangsaan Demi Merawat Kebhinekaan dan Keutuhan NKRI’ yang diselenggarakan oleh Polda Bali, di Gedung Perkasa Raga Garwita, Denpasar, Kamis 20 Mei 2021.

“Mereka yang gagal paham dalam kebhinekaan, menjadi mudah menistakan agama yang lain, menyemarakan intoleransi, serta berujung pada sikap radikal,” ujarnya.

Agar tidak gagal paham, ikutlah pendapat ahli. Jangan ikut orang yang ahli berpendapat. Tentang hati, ibadah, dan keyakinan beragama merupakan wilayah privat yang tidak bisa dicampuradukkan oleh orang lain. Tapi dalam muamalah, kita bisa berjalan bersama,” imbuh Gus Miftah.

Ia menambahkan, hal yang membuat Indonesia terpecah adalah karena belum memahami arti bhineka.

“Dulu saat saya SD, saya diajarkan untuk mencintai negara melalui pelajaran PMP kebangsaan, kita diperintahkan untuk menghafal nama – nama pahlawan, menghafal lagu – lagu kebangsaan. Tetapi orang – orang saat ini mudah diprovokasi dengan isu SARA,” tandas Gus Miftah.

Menurut dia, Indonesia berbeda dengan bangsa Arab. Sebab Indonesia dipersatukan dengan Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa.

“Apa yang mempersatukan itu rasa senasib sepenanggungan, satu idiolegi yang sama yaitu Pancasila. Pancasila sampai saat ini mampu menjadi alat pemersatu,” tegasnya.

Selain Gus Miftah, hadir pula dalam silaturahmi yang diselenggarakan bertepatan dengan peringatan 113 tahun Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ini Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Turut hadir Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra, Danrem 163/ Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, dan Anggota Komisi IV DPR RI AA Bagus Adhi Mahendra Putra.

Hadir pula para ketua dan perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama Bali, para rektor dan perwakilan dari berbagai universitas Bali, serta para perwakilan mahasiswa Papua dan elemen mahasiswa lainnya. Adapun para Kapolres dan Kapolsek se-Bali hadir secara virtual. (KI-01)

Check Also

Dukung Pariwisata Bali Dibuka, Togar Situmorang: Keselamatan Tetap Diutamakan

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Pariwisata Bali resmi dibuka kembali untuk wisatawan mancanegara, setelah ditutup selama pandemi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *