Home / Hukum / Sengketa Tanah di Sesetan, Muhaji Beri Kuasa kepada Law Firm Togar Situmorang
Advokat senior, Togar Situmorang, SH, MH, MAP (tengah) bersama kliennya Muhaji. (istimewa)

Sengketa Tanah di Sesetan, Muhaji Beri Kuasa kepada Law Firm Togar Situmorang

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Beberapa media santer memberitakan adanya oknum “baju loreng” dalam sengketa kepemilikan tanah di Jalan Batas Dukuh Sari, Sesetan, Kota Denpasar. Pemberitaan tersebut dinilai sangat menyudutkan Muhaji, yang mengaku sebagai pemilik sah lahan tersebut.

“Saya sangat keberatan. Sebab, tanah tersebut saya beli dari Bapak Wayan Padma dengan cara proses jual beli yang sah dan dilakukan di Kantor Notaris PPAT,” ujar Muhaji, di Denpasar, Kamis (23/7/2020).

Secara hukum, menurut dia, tanah tersebut sesungguhnya sudah sah menjadi miliknya. Hal ini dibuktikan dengan adanya SHM atas nama Muhaji yang dikeluarkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

“Namun kenyaataan di lapangan, tanah atau lahan tersebut ditempati oleh orang lain. Dan saya sama sekali tidak tahu mengenai permasalahan tanah tersebut,” tegas Muhaji.

Guna meluruskan masalah ini sekaligus memperjuangkan haknya atas lahan tersebut, Muhaji meminta bantuan Law Firm Togar Situmorang. Ia mempercayakan advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP, bersama tim untuk menjadi kuasa hukumnya.

Dihubungi secara terpisah, Togar Situmorang membenarkan hal ini. Pihaknya bahkan sudah mendengar keterangan Muhaji terkait sengketa tanah tersebut.

“Kami memang benar diberikan kuasa oleh Bapak Muhaji. Setelah kami mengikuti perkembangan yang ada terkait adanya dugaan pemalsuan kwitansi, kita beri tahu dan perlu meluruskan, agar tidak simpang siur,” ungkap advokat senior yang juga pengamat kebijakan publik ini.

Ia menegaskan, Muhaji tidak tahu mengenai permasalahan hukum yang ada. Kliennya juga keberatan atas penyebutan namanya berulang-ulang di beberapa pemberitaan.

“Di lapangan juga dilakukan pemblokiran tanah yang dibeli Bapak Muhaji secara sah dimata undang-undang dan perolehannya melalui jual beli yang sah karena dilakukan di Kantor Notaris,” tegas Founder dan CEO Firma Hukum di Law Firm Togar Situmorang yang beralamat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A Renon, Denpasar (pusat), dan Cabang Denpasar di Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Kesiman, Denpasar serta Cabang Jakarta di Gedung Piccadilly Room 1003-1004, Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Jakarta Selatan, ini.

Togar Situmorang yang masuk dalam Tim 9 Investigasi Komnaspan RI ini pun menghimbau dan mengingatkan kepada pihak-pihak yang mengatasnamakan pribadi maupun instansi, agar waspada dan hati-hati. Sebab, ada permasalahan hukum terkait adanya penyebutan nama Muhaji.

“Saat ini ada orang yang menempati lahan klien kami tanpa menggunakan hak yang benar. Kami juga ingatkan supaya segera meninggalkan bangunan yang memang tidak memiliki hak atas lahan yang memang sudah milik klien kami,” tandas Ketua Hukum dari RS dr Moedjito Dwidjosiswojo Jombang, Jawa Timur itu.

Dikatakan, Muhaji memperoleh tanah tersebut dengan cara jual beli yang sah dengan jasa notaris sebagai pejabat publik yang diakui oleh undang-undang. Bahkan SHM juga sudah dikeluarkan oleh BPN secara resmi atas nama Muhaji.

“Jadi apabila ada pihak-pihak yang memblokir, kami ingatkan agar cepat untuk menyadari kalau hal tersebut adalah salah. Lalu, penyebutan nama Bapak Muhaji baik secara langsung atau tidak langsung, baik secara lisan atau tulisan, demikian juga penyiaran terkait Bapak Muhaji dan keluarga, serta ada juga penyebutan kata-kata yang menggunakan kata-kata loreng, kami mengingatkan agar tolong jangan menggunakan hal-hal yang memang merugikan kepentingan klien kami,” ujar Togar¬† Situmorang.

Ketua Pengurus Kota Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengkot POSSI) Kota Denpasar ini pun berharap kepada para aparat penegak hukum, agar bisa bekerja profesional melindungi kliennya.

“Klien kami telah memiliki hak secara resmi atas tanah tersebut berdasarkan peraturan yang berlaku. Kami berharap aparat penegak hukum bekerja profesional, agar klien kami tidak dirugikan bahkan menjadi korban atas dugaan-dugaan yang belum tentu kebenarannya,” pungkas Togar Situmorang. (KI-01)

Check Also

Diduga Cemarkan Nama Baik, Istri Zainal Tayeb dan Salah Satu Media Online Disomasi

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Diduga mencemarkan nama baik melalui media online, istri dari terdakwa Zainal Tayeb, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *