Home / Politik / Sengketa Pilkada Sabu Raijua, MK Diskualifikasi Pasangan Orient Patriot Riwu Kore-Thobias Uly
Orient Patriot Riwu Kore. (tangkap layar video)

Sengketa Pilkada Sabu Raijua, MK Diskualifikasi Pasangan Orient Patriot Riwu Kore-Thobias Uly

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Mahkamah Konstitusi (MK) akhirnya memutuskan mendiskualifikasi pasangan Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Patriot Riwu Kore-Thobias Uly.

Keputusan tersebut diambil MK, setelah mempertimbangkan hasil pengumpulan data dan keterangan dari berbagai pihak selama berlangsungnya sidang sengketa hasil Pilkada Sabu Raijua 2020.

MK menyimpulkan bahwa Orient Patriot Riwu Kore masih berstatus sebagai Warga Negara Amerika Serikat (AS).

Keputusan tersebut terungkap dalam sidang pembacaan putusan perkara 135/ PHP.BUP-XIX/ 2021 yang dilayangkan oleh pemohon pasangan calon nomor urut tiga, Taken Irianto Radja Pono dan Herman Hegi Rdja Haba, dalam Pilkada Sabu Raijua.

Dalam gugatan tersebut, pemohon menganggap pemilihan bupati dan wakil bupati Sabu Raijua 2020 cacat formil, mulai dari proses pendaftaran.

“Mengabulkan permohonan pemohon untuk sebagian. Menyatakan batal keputusan KPU Kabupaten Sabu Raijua. Menyatakan diskualifikasi paslon Sabu Raijua, Orient Patriot Riwu Kore-Thobias Uly,” kata Ketua MK Anwar Usman, saat membacakan putusan, di Gedung MK, Jakarta, Kamis 15 April 2021.

Berdasarkan bukti yang dikumpulkan, MK menilai status Orient Patriot Riwu Kore sejak 2007 adalah warga negara AS. Hal itu dibuktikan dengan kepemilikan paspor AS yang bersangkutan.

Apabila mengacu pada UU Nomor 12 Tahun 2006, Indonesia menganut asas kewarganegaraan tunggal. Sehingga saat Orient Patriot Riwu Kore memiliki paspor AS, saat itu secara otomatis status WNI yang bersangkutan tidak berlaku.

Di samping itu, merujuk pasal 7 ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2016 terkait persyaratan pencalonan bupati dan wakil bupati, mengharuskan calon berstatus WNI. Dengan demikian, pencalonan Orient Patriot Riwu Kore tidak dapat diterima.

MK dalam putusannya bahkan menganggap Orient Patriot Riwu Kore tidak jujur terhadap status kewarganegaraannya selama ini.

“Status Orient sebagai calon bupati nomor urut dua harus dinyatakan batal demi hukum,” tandas Anwar Usman.

Dengan gugurnya Orient Patriot Riwu Kore, MK mengatakan bahwa pendampingnya Thobias Uly juga ikut gugur. Sebab pasangan calon bupati dan wakil bupati itu merupakan satu kesatuan.

Namun demikian, gugurnya pasangan ini tidak otomatis pasangan bupati dan wakil bupati yang mendapat perolehan suara terbanyak kedua ditetapkan sebagai pemenang.

MK menjelaskan, KPU harus menggelar Pilkada ulang dengan diikuti oleh dua calon dalam batas waktu yang ditetapkan.

“Waktu yang diperlukan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang adalah paling lama 60 hari kerja, sejak diucapkannya putusan mahkamah,” tegas Anwar Usman.

Sebelumnya, KPU Sabu Raijua menetapkan pasangan Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly sebagai bupati dan wakil bupati terpilih pada Pilkada Sabu Raijua Desember 2020 lalu. Pasangan ini meraih 21.359 suara atau 48,3 persen suara sah.

Pasangan Orient Patriot Riwu Kore dan Thobias Uly seharusnya dilantik sebagai bupati dan wakil bupati Sabu Raijua pada 17 Februari 2021 lalu. Namun, Kementerian Dalam Negeri menundanya sebanyak dua kali karena masih mendalami status kewarganegaraan Orient Patriot Riwu Kore.

Siapa Orient Patriot Riwu Kore?

Orient Patriot Riwu Kore lahir di Kupang, 7 Oktober 1964. Ia anak keempat dari delapan bersaudara, dari pasangan Agustinus David Riwu Kore dan Ema Mariance Koroh Dimu.

Ia menikah dengan Trinidad Martinez, keturunan Yahudi dan Spanyol, yang lahir di Amerika Serikat. Pasangan ini dikaruniai dua anak, yakni Franklin D Riwu Kore dan Jessica M Riwu Kore.

Franklin D Riwu Kore merupakan pasukan Angkatan Darat Amerika Serikat (US-Army), dengan keahlian sebagai penembak jitu.

Orient Patriot Riwu Kore mengenyam pendidikan dasar hingga sarjana, di Nusa Tenggara Timur. Ia tercatat menempuh pendidikan di SD Inpress Nunbaun Sabu, Kupang, pada tahun 1971 hingga 1977.

Ia melanjutkan pendidikan menengah pertama di SMP Negeri 1 Kupang, tahun 1977 hingga 1980. Selanjutnya, ia menyelesaikan pendidikan di SMEA Negeri Kupang, tahun 1980 hingga 1983.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan Sarjana Administrasi Niaga di Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, tahun 1983 hingga 1987. Semasa kuliah, ia menjadi aktivis Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) dan anggota Resimen Mahasiswa atau Menwa.

Selanjutnya Orient Patriot Riwu Kore melanjutkan pendidikan di Amerika Serikat. Pendidikan Master of Arts (MA) in Religius Studies diselesaikan di University of California (UCLA) Los Angeles (1996), Master of Business Administration (MBA) diselesaikan di University of Southern California (USC) tahun 1999, dan Master of Theology (ThM) diselesaikan di California Center of Theological Studies USA tahun 2001.

Untuk ketiga gelar doktornya, masing-masing Doktor of Philosophy (PhD) diselesaikan di Dallas Theology Seminary di Texas (2004), PhD Accouting and Finance diselesaikan di Argosy University of San Diego (2010), dan Doktor of Business Administration (DBA) diselesaikan di North Central University, Presscott, Arizona, USA (2016).

Sebelum memutuskan menjadi calon kepala daerah di Sabu Raijua pada Pilkada 2020, Orient Patriot Riwu Kore merupakan pengusaha dan karyawan. Pada tahun 1980-an, ia sempat menjadi Tax Controller pada Garuda Indonesia Group di Jakarta.

Pada tahun 1993, ia mendapat kesempatan belajar ke Amerika. Pada tahun 1999, Orient Patriot Riwu Kore membuka restoran di Negeri Paman Sam itu.

Pada tahun 2003, ia membuka minimarket kemudian berkembang. Selanjtnya pada tahun 2004, ia bekerja di Digital Telecommunication Group-USA.

Pada tahun 2005, saat pindah ke San Diego, Orient Patriot Riwu Kore memulai investasi di bidang real estate dan membeli beberapa apartement untuk disewakan. Ia juga mempunyai puluhan hektar tanah di beberapa negara bagian di Amerika.

Karena selalu suka dengan tantangan dalam pekerjaannya, pada tahun 2007, Orient mencoba melamar ke General Dynamics, salah satu BUMN dari Departement Pertahanan AS. General Dynamics memproduksi sejumlah kapal perang.

Tahun 2007 sampai 2012, ia sempat aktif sebagai Master Masons, dalam Secret Organisasi Freemasons (America Secret Society).

Sejak tahun 2000 sampai tahun 2015, ia aktif sebagai Associate Pastor di Gereja Hollywood Christian Center – Hollywood. Pada tahun yang sama, ia mendirikan gereja bernama Orient Christuan Center di Los Angeles hingga berkembang ke San Diego. (KI-01)

Check Also

Dapat Dukungan Bulat, Sewargading Nakhodai PKB Manggarai Barat

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Dewan Pengurus Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Manggarai Barat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *