Home / Hukum / Sempat Kritis, Satu Korban Penebasan Meninggal Dunia di RS Sanglah
Salah satu korban penebasan. (istimewa)

Sempat Kritis, Satu Korban Penebasan Meninggal Dunia di RS Sanglah

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Nyoman Degdeg (35), salah satu korban penebasan di Jalan Mekar II Blok A/ 7, Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali, meninggal dunia, Sabtu (30/11/2019). Sebelumnya ia dilarikan ke RSUP Sanglah Denpasar dalam kondisi kritis, karena mengalami luka di leher, kepala dan lengan kanan robek akibat diserang dengan senjata tajam.

“Lukanya lumayan parah dan sempat kritis, korban akhirnya meninggal setelah dirawat,” terang sumber di RSUP Sanglah, Denpasar, Sabtu (30/11/2019) sore.

Sementara korban lain yang masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat luka senjata tajam, masing-masing I Kadek Moyo (36), I Ketut Sudita (40) dan I Ketut Kentel (38). Kadek Moyo mengalami luka robek di lengan kanan dan jari kelingking kiri patah. Sementara Ketut Sudita mengalami luka punggung serta gigi depan patah. Adapun Ketut Kentel mengalami luka tusuk di dada kiri.

Dalam peristiwa tersebut, tiga orang diduga pelaku masing-masing berinisial M dan dua orang temannya berinisial K dan A telah diamankan di Mapolsek Denpasar Selatan. Terlihat beberapa orang ke luar masuk ruang Unit Reskrim Polsek Denpasar Selatan, untuk menjenguk para pelaku.

BACA JUGA:   Para Tua Adat Beber "Dosa" Camat Boleng dalam Kasus Pemalsuan Surat

Informasi yang dirangkum, sebelum peristiwa berlangsung di TKP ada pesta miras yang diikuti 8 orang termasuk keempat korban, Jumat (29/11/2019) sekitar Pukul 17.30 WITA. Tak berselang lama, datang diduga pelaku berinisial M bersama dua orang temannya berinisial K dan A dengan membawa pedang dan tombak. Turun dari sepeda motor, mereka langsung menyerang dengan secara membabi-buta.

“Sudah ada beberapa orang diamankan dalam peristiwa tersebut,” terang Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu Andi Muhammad Nurul Yaqin, saat dikonfirmasi terkait peristiwa penebasan ini.

Ketika ditanya apakah sudah ada yang ditetapkan sebagai tersangka, ia mengatakan, kasusnya masih dalam penyelidikan. Sebab antara pelaku dan korban, masing-masing dengan versi berbeda terkait kejadian ini.

“Masing-masing punya versi antara pelaku dan korban. Jadi kasusnya masih didalami, itu informasi dari Kanit Reskrim Polsek Denpasar Selatan,” ujar Andi Yaqin. (KI6)

Check Also

Korban Sampan Terbalik di Perairan Pantai Cucukan Ditemukan Tak Bernyawa

Gianyar (KitaIndonesia.Com) – Seorang pria bernama Apro Yosi Prasetio (30) meninggal dunia setelah sampan yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *