Home / Pemerintahan / Seminggu Dinas Dukcapil Denpasar Buka Layanan Taring, Permohonan Melonjak

Seminggu Dinas Dukcapil Denpasar Buka Layanan Taring, Permohonan Melonjak

Denpasar (KitaIndonesia.Com) Pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Kondisi ini membuat masyarakat masih lebih banyak beraktivitas di rumah serta menjaga jarak, sebagaimana arahan pemerintah.

Mencermati kondisi ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Denpasar berupaya untuk memfasilitasi warga di ibu kota Provinsi Bali itu dalam hal layanan kependudukan dan pencatatan sipil. Salah satunya adalah menyediakan Layanan Taring (Pendaftaran Dalam Jaringan) atau pendaftaran online.

“Masyarakat kini bisa melakukan pengurusan terkait surat-surat kependudukan dan pencatatan sipil dari rumah saja,” papar Kadisdukcapil Kota Denpasar Drs Dewa Gede Juli Arta Berata, di Graha Sewaka Dharma Denpasar, Selasa (16/6/2020).

Layanan ini, menurut dia, mempermudah masyarakat mengurus layanan kependudukan dan pencatatan sipil. Masyarakat tidak perlu datang dan mengantre seperti biasanya ke Kantor Dinas Dukcapil.

“Inovasi ini untuk menghindari kontak dekat antara petugas dengan masyarakat serta menghindarkan terjadinya keramaian di area pelayanan Graha Sewaka Dharma,” tegas birokrat asal Gianyar ini.

“Masyarakat cukup mengakses https://akuwaras.denpasarkota.go.id lalu mengunduh form yang diperlukan, melengkapinya dan kemudian mengirim melalui e-mail yang aktif dan valid. Jadi komunikasi masyarakat dengan petugas terkait kelengkapan berkas dan syaratnya dilakukan melalui e-mail. Sehingga masyarakat datang ke Dinas Dukcapil saat pengambilan berkas saja,” imbuh mantan Kabag Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar ini.

Sementara Kabid Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan I Gusti Ngurah Agung, SE, menambahkan, dari evaluasi seminggu pelaksanaan layanan ini, animo masyarakat cukup tinggi. Hal tersebut dibuktikan dengan melonjaknya jumlah permohonan yang masuk.

“Rata-rata permohonan per hari berkisar 50-an buah, bahkan bisa mencapai hampir 200-an permohonan per har,” ujar Ngurah Agung.

Ia merinci, pada tanggal 8 Juni lalu permohonan mencapai 55 berkas. Selanjutnya 9 Juni sebanyak 180 berkas, 10 Juni (219 berkas), 11 Juni (242 berkas), 12 Juni (64 berkas) dan 15 Juni mencapai 289 berkas.

Sebelumnya, lanjut dia, layanan online Dinas Dukcapil Kota Denpasar lebih banyak pada antrean online saja dan pengurusan berkas melalui komunikasi aplikasi WhatsApp (WA). Namun kini setelah dilakukan pembenahan, semua layanan bisa diakses secara online.

Selain memberikan kemudahan dan meningkatkan layanan kepada masyarakat, inovasi ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian saat video conference dengan Kadis Dukcapil Provinsi dan Kabupaten/Kota akhir Mei lalu. Saat itu, Mendagri mengajak jajaran Dinas Dukcapil untuk menghilangkan praktik calo dan pungli dengan menerapkan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

Melalui Layanan Taring ini, proses pembuatan akta dan surat kependudukan-pencatatan sipil dibuat sederhana, mudah, murah dan transparan. Masyarakat bisa mengurus sendiri keperluannya tanpa perlu meminta bantuan biro jasa,” papar Ngurah Agung.

Pihaknya pun mendorong masyarakat untuk menggunakan Layanan Taring ini. Layanan ini sangat memudahkan masyarakat karena tidak perlu lagi antre seperti sebelumnya.

“Untuk melengkapi berkas di tingkat desa/ kelurahan, warga Kota Denpasar dapat memanfaatkan layanan e-sewakadharma sehingga bisa lebih efektif dan efisien tanpa harus ke luar rumah dalam mengurus semua keperluan kependudukan dan pencatatan sipil,” pungkas Ngurah Agung. (KI-02)

Check Also

Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan Laut Sanur Resmi Dimulai

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Proyek pengembangan infrastruktur Pelabuhan Penyeberangan Laut Sanur, Kota Denpasar, secara resmi dimulai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *