Home / Peristiwa / Nasional / Rumah Sakit Internasional Bali Ditargetkan Rampung Tahun 2023
Presiden Jokowi saat menyampaikan sambutan pada acara peletakan batu pertama pembangunan Rusak Sakit Internasional Bali. (Facebook/@Presiden Joko Widodo)

Rumah Sakit Internasional Bali Ditargetkan Rampung Tahun 2023

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Internasional Bali, di Sanur, Kota Denpasar, Bali, Senin 27 Desember 2021.

“Rumah sakit besar, bertaraf internasional, mulai kita bangun di Bali. Rumah sakit ini akan bekerja sama dengan Mayo Clinic dari Amerika Serikat,” kata Presiden Jokowi, melalui akun Facebook @Presiden Joko Widodo.

Kepala Negara menargetkan pembangunan Rusak Sakit Internasional Bali yang terletak di Kawasan Wisata Sanur itu bisa rampung tahun 2023 mendatang.

“Jika tak ada aral melintang, pembangunan rumah sakit ini selesai pada pertengahan tahun 2023,” tutur Presiden Jokowi.

Kepala Negara juga berharap, Sanur akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) kesehatan. Selain itu, masyarakat Indonesia tak perlu lagi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tertentu.

Selama ini setiap tahun, ada kurang lebih dua juta orang Indonesia yang pergi ke luar negeri untuk berobat. Negara-negara yang dituju antara lain Singapura, Malaysia, Jepang, Amerika Serikat.

“Kita kehilangan Rp97 triliun karena itu,” pungkas Presiden Jokowi.

Selain melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rusak Sakit Internasional Bali, Kepala Negara juga berkesempatan meninjau produk-produk industri kecil menengah (IKM) di Provinsi Bali yang dipamerkan di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Denpasar.

Presiden Jokowi mengaku sangat puas dengan produk – produk IKM yang dipamerkan. Desain dan kualitasnya sangat bagus, sehingga layak dijadikan suvenir perhelatan G20 yang berlangsung di Bali tahun depan.

“Senang dan puas melihat produk-produk industri kecil menengah di Provinsi Bali yang dipamerkan di Taman Werdhi Budaya Art Centre, Denpasar. Kualitas produk dan desainnya sangat bagus,” jelas Kepala Negara.

Dalam pameran tersebut, terdapat sekitar 35 pelaku IKM di Provinsi Bali yang memamerkan kain tradisional, kerajinan rakyat, perhiasan tradisional, furnitur, dan produk seni unggulan lainnya.

“Produk-produk IKM Bali ini dapat dipilih dan layak dijadikan suvenir pada perhelatan G20 di Bali pada 2022,” ujar Presiden Jokowi. (KI-01)

Check Also

Laksmi Shari dari Bali Terpilih Sebagai Puteri Indonesia 2022

KitaIndonesia.Com – Laksmi Shari De Neefe Suardana terpilih sebagai Puteri Indonesia 2022 setelah menyisihkan puluhan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *