Home / Ekonomi / Resmi, Pemerintah Naikkan PPN Menjadi 11 Persen, Ini Daftar Barang dan Jasa Yang Bebas Kenaikan

Resmi, Pemerintah Naikkan PPN Menjadi 11 Persen, Ini Daftar Barang dan Jasa Yang Bebas Kenaikan

KitaIndonesia.Com– Pemerintah resmi menaikan tarif PPN menjadi 11 persen yang sebelumnya 10 persen.

Kenaikan tarif PPN 11 persen berlaku mulai, Jumat 1 April 2022.

Dilansir dari Antara, Kementerian Keuangan menyebutkan kenaikan PPN ini merupakan amanat pasal 7 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

“Kebijakan tersebut merupakan bagian tidak terpisahkan dari reformasi perpajakan dan konsolidasi fiskal sebagai fondasi system perpajakan yang lebih adil, optimal, dan berkelanjutan”, demikian keterangan resmi Kemenkeu, Jumat 1 April 2022.

Kementerian Keuangan, merinci ada sejumlah barang dan jasa yang tidak kena PPN yang meliputi;

  1. Barang kebutuhan pokok: beras, gabah, jagung, sagu, kedelai, garam, daging, telur, susu, buah-buahan, sayur-sayuran, dan gula konsumsi;
  2. Jasa kesehatan, jasa pendidikan, jasa sosial, jasa asuransi, jasa keuangan, jasa angkutan umum, dan jasa tenaga kerja;
  3. Vaksin, buku pelajaran dan kitab suci;
  4. Air bersih (termasuk biaya sambung/pasang dan biaya beban tetap);
  5. Listrik (kecuali untuk rumah tangga dengan daya >6600 VA);
  6. Rusun sederhana, rusunami, RS, dan RSS;
  7. Jasa konstruksi untuk rumah ibadah dan jasa konstruksi untuk bencana nasional;
  8. Mesin, hasil kelautan perikanan, ternak, bibit/benih, pakan ternak, pakan ikan, bahan pakan, jangat dan kulit mentah, bahan baku kerajinan perak;
  9. Minyak bumi, gas bumi (gas melalui pipa, LNG dan CNG) dan panas bumi;
  10. Emas batangan dan emas granula;
  11. Senjata/alutsista dan alat foto udara.

Selain itu, berikut barang dan jasa yang tetap tidak dikenakan PPN antara lain:

  1. Barang yang merupakan objek Pajak Daerah: makanan dan minuman yang disajikan di hotel, restoran, rumah makan, warung, dan sejenisnya;
  2. Jasa yang merupakan objek Pajak Daerah: jasa penyediaan tempat parkir, jasa kesenian dan hiburan, jasa perhotelan, dan jasa boga atau catering;
  3. Uang, emas batangan untuk kepentingan cadangan devisa negara, dan surat berharga;
  4. Jasa keagamaan dan jasa yang disediakan oleh pemerintah. (KI7)

Check Also

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Edy Priyono, 1 April 2022 /Dok. ksp.go.id

Kenaikan PPN Hingga 11 Persen Disebut Untuk Kurangi Ketimpangan Ekonomi

KitaIndonesia.Com – Mulai 1 April 2022, pemerintah menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10% menjadi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *