Home / Hukum / Rawat Keutuhan NKRI, Polda Bali Rangkul LSM Akar Bali

Rawat Keutuhan NKRI, Polda Bali Rangkul LSM Akar Bali

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Kendati situasi keamanan Pulau Bali selama ini berlangsung kondusif dan jauh dari kegiatan kelompok-kelompok tertentu yang ingin merongrong kewibawaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), hal itu tidak serta merta membuat aparat kepolisian berdiam diri.

Kepolisian Daerah Bali terus melakukan berbagai upaya, termasuk salah satunya yakni mengajak kelompok atau elemen-elemen masyarakat yang ada di Bali untuk tetap menjaga keutuhan NKRI.

Saat mengadakan pertemuan dengan dengan Aliansi Kerukunan Anak Rakyat Bali (AKAR Bali), Kasubdit I Ditintelkam Polda Bali, AKBP Ni Nyoman Wismawati mengatakan, saat ini sudah tidak boleh lagi ada ideologi lain di negeri ini selain ideologi Pancasila.

“Sebagai warga negara yang baik, dan mengaku berbangsa dan bertanah air Indonesia, harus dipahami bahwa tidak boleh ada ideologi lain, selain ideologi Pancasila,” ucapnya.

Dalam silaturahmi yang yang digelar guna merajut persatuan dan menjaga NKRI tersebut, tampak hadir Ketua DPP AKAR Bali Nyoman Oka Antara dan 9 orang pengurus DPP AKAR Bali lainnya.

Di hadapan LSM AKAR Bali, AKBP Ni Nyoman Wismawati meminta agar tetap bersatu meski hidup dalam perbedaan, serta menghindari melakukan ujaran kebencian terhadap sesama anak bangsa.

“Mari kita tetap jalin dan jaga silahturahmi dengan dengan cara berkomunikasi, koordinasi dan kerjasama yang elegant, sehingga situasi Kamtibmas tetap kondusif,” ucapnya.

Mantan Waka Polres Bangli dan Waka Polres Jembrana ini lantas memberi apresiasi terhadap LSM AKAR Bali yang sudah berperan aktif dalam menjaga keamanan Bali, yang tujuan utamanya bermuara pada keutuhan NKRI.

Sementara Ketua DPP LSM AKAR Bali Nyoman Oka Antara menerangkan, LSM AKAR Bali dibentuk untuk melestarikan kegiatan seni budaya, sosial dan olahraga. Keanggotaan LSM AKAR Bali telah tercatat sudah ada di seluruh wilayah Bali.

“Sejak berdiri sampai saat ini, tidak ada anggota kami memiliki catatan kriminal di kepolisian. Rencananya bulan Desember 2019, akan ada pengukuhan AKAR Bali. Tahun lalu kami tidak melaksanakan ulang tahun karena ada bencana alam erupsi Gunung Agung,” ucapnya.

Nyoman Antara yang akrab disapa Man Oka kembali menegaskan bahwa seluruh anggota AKAR Bali masih tertib dengan menjunjung tinggi empat pilar kebangsaan Indonesia yaitu Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

“Yang jelas, AKAR Bali bukan organisasi politik. Tetapi jika ada anggota yang memiliki beda pandangan, beda persepsi atau tidak sejalan dengan kebijakan organisasi, lebih baik keluar dari AKAR Bali,” tegas pria yang saat ini menjadi anggota DPRD Provinsi Bali dari Fraksi PDIP Dapil Karangasem. (KI6)

Check Also

Perkara Tanah Keranga, Mantan Anggota DPRD Mabar Divonis Ringan

Kupang (KitaIndonesia.Com) – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kelas 1A Kupang, Nusa Tenggara …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *