Home / Nusantara / Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Wali Kota Denpasar Keluarkan Surat Edaran
Pemanfaatan layanan online di Kota Denpasar. (istimewa)

Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Wali Kota Denpasar Keluarkan Surat Edaran

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Pemkot Denpasar, Provinsi Bali, terus berupaya memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat selama wabah virus corona (Covid-19), terutama terkait pemenuhan kebutuhan pokok. Itu sebabnya, Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra kembali mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 34/ 574/ DKIS/ 2020.

SE tertanggal 26 Maret 2020 ini berisi tentang pemanfaatan media online dalam melayani kebutuhan masyarakat untuk pencegahan penyebaran Covid-19 di jantung Pulau Dewata itu.

Dikonfirmasi terpisah di Denpasar, Jumat (27/3/2020), Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar I Dewa Gede Rai, membenarkan adanya SE Wali Kota Denpasar ini. Ia menjelaskan, selama proses penanganan dan peningkatan kewaspadaan terhadap merebaknya virus corona, Pemkot Denpasar berkomitmen memberikan pelayanan bagi masyarakat secara maksimal.

“Hal ini dilaksanakan dengan memanfaatkan media online, baik saat proses maupun pengantaran. Sehingga diharapkan mampu meminimalisir keramaian sebagai penerapan social dan physical distancing,” ujar Dewa Rai.

Dikatakan, Surat Edaran ini berpedoman pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 440/ 2436/ SJ/ 2020 Tentang Pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) di lingkungan Pemerintah Daerah dan Maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor Mak/ 2/ III/ 2020 Tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Penanganan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

“Menindaklanjuti hal tersebut, dan mempertimbangkan penyebaran Covid-19 supaya tidak semakin meluas dengan melihat situasi tanggap bencana terhadap penyebaran Covid-19, maka Pemkot Denpasar menyiapkan beberapa langkah strategis,” jelas pejabat asal Klungkung ini.

Adapun langkah tersebut tertuang dalam Surat Edaran Wali Kota Denpasar, yang mengamanatkan beberapa hal. Pertama, Badan Usaha Milik Desa, seluruh Pasar Desa, Perumda Pasar Sewaka Dharma dan Pengelola Pasar Modern, agar membuka layanan secara online dan memberikan layanan antar ke warga untuk melayani kebutuhan pokok masyarakat.

Kedua, dalam teknis layanan antar kepada masyarakat agar memperhatikan dan menjaga jarak fisik antar individu (Physical Distancing). Ketiga, dalam hal pembayaran diusahakan dengan cara atau metode cashless (e-money, transfer dana, dan lainnya) untuk meminimalkan kontak fisik.

“Mari bersama-sama memutus mata rantai penyebaran virus corona ini, dengan selalu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) serta mematuhi arahan pemerintah untuk tidak ke luar rumah, lindungi diri dan lindungi sesama,” pungkas Dewa Rai.(KI4)

Check Also

Enam Napi Rutan Negara Dipindahkan ke Lapas Karangasem

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Sebanyak enam narapidana (Napi) kasus pidana umum di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *