Home / Hukum / Pura Ratusan Tahun Diklaim Warisan Pribadi, Warga Desa Adat Canggu Resah

Pura Ratusan Tahun Diklaim Warisan Pribadi, Warga Desa Adat Canggu Resah

Badung (KitaIndonesia.Com) – Majelis hakim Pengadilan Negeri Denpasar menggelar sidang Pemeriksaan Setempat (PS) di Pura Hyang Ibu Pasek Gaduh, Banjar Babakan, Desa Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Sidang ini merupakan tindak lanjut atas kasus sengketa waris Pura Hyang Ibu Pasek Gaduh yang berlangsung sejak beberapa tahun silam.

“Pemeriksaan Setempat merupakan rangkaian pemeriksaan perkara perdata yang wajib dilakukan oleh majelis hakim,” terang humas PN Denpasar I Made Pasek, Senin (19/7/2020) di Badung.

Dijelaskan, majelis hakim memeriksa seluruh obyek yang menjadi sengketa mulai dari luas tanah, bangunan pura serta lainnya. Pemeriksaan tersebut nantinya akan menjadi pertimbangan majelis hakim sebelum mengambil keputusan.

Made Pasek menyatakan, kedua belah pihak baik penggugat maupun tergugat diberi waktu sampai minggu depan apabila ingin mengajukan bukti tambahan.

“Tanggal 27 Juli para pihak diberi kesempatan untuk mengajukan bukti tambahan kalau ada,” tegasnya.

Kehadiran majelis hakim mengundang ratusan warga desa adat Canggu, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Dengan mengenakan pakaian adat, warga terkonsentrasi di beberapa titik desa Canggu.

Kendati demikian, kehadiran warga tidak sampai mengganggu proses sidang Pemeriksaan Setempat oleh majelis hakim yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PN Denpasar I Wayan Gede Rumega.

Sementara kuasa hukum pengempon Pura Hyang Ibu Pasek Gaduh, I Wayan Bagiarta menceritakan, pura yang disengketakan berada di atas lahan seluas 20,5 are.

Namun sejak 2014 silam tanah berisi pura yang diempon sebanyak 52 KK tersebut diklaim sebagai warisan keluarga oleh empat orang yakni Kornelius I Wayan Mega (63), Thomas I Nengah Suprata (60), I Wayan Emilius (51), dan I Nyoman Bernadus (51).

“Harapan warga desa, kami mohon majelis hakim memberi keputusan yang seadil-adilnya karena ini menyangkut keberadaan pura,” tegasnya bersama Bendesa Adat Canggu, I Nyoman Sujapa. (K15)

Check Also

Dugaan Korupsi Rp3 Triliun di Labuan Bajo, Kejaksaan Jangan Kalah dengan Mafia Tanah

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Kasus dugaan pengalihan lahan milik Pemkab Manggarai Barat di Keranga/ Toro …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *