Home / Opini / Promosi Kesehatan, Garda Multilevel dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat di Era Pandemi Covid-19

Promosi Kesehatan, Garda Multilevel dalam Meningkatkan Kesehatan Masyarakat di Era Pandemi Covid-19

I Gusti Agung Ayu Berlian Audya Parimayuna, SKM, MPH
Dosen DIV Promosi Kesehatan Politeknik Kesehatan Kartini Bali

PANDEMI Covid-19 masih menggegerkan dunia dengan dampak yang begitu besar bagi masyarakat. Belum pernah sebelumnya dalam sejarah modern, masalah kesehatan memberikan dampak pada semua aspek, termasuk aspek ekonomi, pendidikan, budaya dan sosial.

Sepintas, selama pandemi Covid-19 ini tanggapan masyarakat tampak jauh dari promosi kesehatan. Dimana pahlawan perang yang sesungguhnya dalam pertempuran melawan virus SARS CoV-2 dari perspektif masyarakat adalah dokter dan perawat.

Namun di sisi lain, tindakan yang juga diambil untuk mencegah masyarakat agar tidak terinfeksi yaitu menekankan pada perubahan perilaku, seperti mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.

Keahlian yang berkaitan dengan perubahan perilaku manusia merupakan salah satu kompetensi inti pendidik dan promotor kesehatan.

Perubahan yang cepat dan berkelanjutan dari informasi mengenai Covid-19 menciptakan persepsi bagi masyarakat dalam menanggapi situasi pandemi yang akhirnya menimbulkan skala tindakan yang berbeda-beda, bergantung dari latar belakang masing-masing individu.

Situasi ini menciptakan kebutuhan bagi masyarakat untuk mendapatkan kendali atas kesehatannya untuk melindungi diri dari Covid-19.

Mendorong masyarakat untuk meningkatkan kontrol atas kesehatan dan determinannya adalah inti dari promosi kesehatan.

Kontribusi Promosi Kesehatan

DENGAN demikian, sebagai disiplin dalam kesehatan masyarakat dan bidang praktik profesional, promosi kesehatan berkontribusi untuk juga mengatasi ancaman virus SARS CoV-2 di berbagai tingkat: di tingkat hilir yang berfokus pada perubahan perilaku individu dan pengelolaan penyakit; di tingkat tengah melalui intervensi yang mempengaruhi organisasi maupun masyarakat; di tingkat hulu melalui pendekatan kebijakan.

Promosi kesehatan menekankan pentingnya aksi masyarakat, dalam lingkupnya yaitu penilaian kebutuhan, penetapan prioritas, perencanaan bersama, pembangunan kapasitas, penguatan kemitraan, kerja lintas sektoral, peningkatan partisipasi publik dan dukungan sosial.

Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan komunitas yang berdaya, di mana individu dan masyarakat menerapkan keterampilan dan sumber daya mereka dalam upaya kolektif untuk menangani prioritas kesehatan dan memenuhi kebutuhan kesehatan masing-masing individu.

Dalam mencegah penularan Covid-19, adanya sinergi antara ahli kesehatan yang beriringan dengan keterlibatan masyarakat dapat membuat perbedaan substansial dalam kesehatan.

Kesehatan adalah kondisi yang mencerminkan keberhasilan suatu negara untuk dapat dikatakan maju, sehingga ketersediaan sumber daya untuk mengatasi masalah kesehatan hendaknya mementingkan pemilihan alternatif intervensi kesehatan yang costeffective di mana memfokuskan pelayanan kesehatan pencegahan (preventive) dan peningkatan (promotive) dibandingkan dengan pengobatan (curative) dan pemulihan (rehabilitative), meningkatkan kerjasama lintas sektoral, dan meningkatkan partisipasi masyarakat.

Kemajuan dalam peningkatan promosi kesehatan juga merupakan indikator kemajuan yang dapat diandalkan dalam mengimplementasikan agenda secara keseluruhan kepada masyarakat.

Dunia akan berbeda setelah pandemi Covid-19 dan ini juga menjadi titik balik promosi kesehatan.

Elemen Kunci Paradigma Kesehatan Masyarakat

PROMOSI kesehatan adalah elemen kunci dari paradigma kesehatan masyarakat yang baru dan dapat diterapkan di tatanan masyarakat, klinik atau rumah sakit, dan di semua pengaturan layanan lainnya.

Salah satu tujuan utama di bidang promosi kesehatan dan pencegahan penyakit adalah untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko penyakit sehingga informasi tentang faktor-faktor risiko ini kemudian dapat dibagikan kepada masyarakat.

Harapannya, masyarakat akan menggunakan informasi ini untuk mengubah perilaku dalam menurunkan risiko penyakit.***

Check Also

Sukses Pertahankan Disertasi Obligasi Daerah, Togar Situmorang Raih Gelar Doktor

KitaIndonesia.Com – Tanggal 28 April 2022 menjadi hari yang istimewa bagi advokat Togar Situmorang, SH, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *