Home / Politik / Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Polda Bali Silaturahmi dengan Golkar Bali
Suasana silaturahmi Polda Bali dengan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali. (istimewa)

Pilkada Serentak di Tengah Pandemi Covid-19, Polda Bali Silaturahmi dengan Golkar Bali

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Sudah menjadi tradisi, Polda Bali selalu merangkul seluruh elemen masyarakat dalam setiap perhelatan politik di Pulau Dewata itu. Seperti jelang Pilgub Bali 2018 dan Pemilu 2019 lalu, Polda Bali melakukan silaturahmi dengan seluruh elemen terkait, seperti pimpinan partai politik, bakal calon, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan mahasiswa, guna memastikan perhelatan politik berjalan dengan aman, damai, lancar dan kondusif.

Kini, jelang Pilkada Serentak 2020, tradisi silaturahmi ini kembali diperlihatkan Polda Bali melalui Dit Intelkam Polda Bali. Silaturahmi dilakukan dengan partai politik dan bakal calon, guna memastikan seluruh tahapan hingga pasca pemungutan suara Pilkada Serentak di enam kabupaten dan kota di Bali, berjalan aman dan kondusif.

Selasa (16/6/2020) misalnya, jajaran Polda Bali melakukan silaturahmi dengan pengurus DPD I Partai Golkar Provinsi Bali. Silaturahmi tersebut berlangsung lancar dan aman di Sekretariat DPD I Partai Golkar Provinsi Bali, Jalan Surapati Denpasar.

Hadir dalam silaturahmi tersebut Kasubdit 1 Dit Intelkam Polda Bali Kompol I Nyoman Wismawati, Kanit 2 Subdit 1 Dit Intelkam Polda Bali, Kanit 3 Subdit 1 Dit Intelkam Polda Bali, serta PS Panit 4 Subdit 1 Dit Intelkam Polda Bali. Adapun Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bali Dr I Nyoman Sugawa Korry, didampingi Sekretaris Dr I Made Dauh Wijana, Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM I Wayan Muntra, SH, Wakil Ketua Bidang Hubungan Lembaga Politik I Ketut Oka Mantara, SE, Wakil Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga I Ketut Nesa, SE, Wakil Ketua Bidang Kaderisasi Kadafi, dan Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Dr Komang Suardana.

Dalam paparannya Kasubdit 1 Dit Intelkam Polda Bali Kompol I Nyoman Wismawati menjelaskan, pihaknya ingin menjalin silaturahmi dengan seluruh partai politik jelang Pilkada Serentak 2020. Kali ini, pihaknya bersilaturahmi dengan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Bali dan akan dilanjutkan dengan pengurus partai lainnya.

Sebelumnya saya menyampaikan salam hormat dari Bapak Kapolda dan Bapak  Direktur Intelkam Polda Bali. Kami mengucapkan terima kasih banyak sudah diterima dengan baik. Kami hadir untuk menjalin silaturahmi dengan seluruh partai politik, khususnya saat ini dengan Partai Golkar,” tutur Nyoman Wismawati.

Adapun silaturahmi tersebut, menurut dia, berkaitan dengan perkembangan situasi politik nasional yang berpengaruh sampai ke tingkat kabupaten. Selain itu, juga berkaitan dengan tahapan Pilkada Serentak 2020 serta bakal calon yang akan diusung partai politik.

Karena itu guna mengetahui perkembangan politik sekaligus terciptanya situasi Kamtibmas serta mudahnya koordinasi demi mewujudkan situasi kondusif di wilayah Bali, pihaknya meminta izin untuk menempatkan LO di Partai Golkar. Hal serupa juga akan dilakukan di partai politik lainnya.

“Khusus di tengah pandemi Covid-19, kami mohon kegiatan parpol tetap mengutamakan protokol kesehatan. Hal tersebut untuk membantu pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid19,” pinta Nyoman Wismawati.

“Selanjutnya terkait Pilkada 2020, kami ingin semuanya berjalan aman, damai dan sejuk. Kami mengucapkan terima kasih kepada partai politik yang ada di Bali, karena berkomitmen dalam menjaga situasi kondusif tetap terjaga. Semoga ke depan silaturahmi seperti ini dapat terjalin baik dan berkesinambungan,” imbuhnya.

Sementara Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bali Dr I Nyoman Sugawa Korry, mengapresiasi langkah Polda Bali ini. Partai Golkar, menurut dia, berkomitmen penuh untuk mewujudkan Pilkada Serentak di enam kabupaten dan kota di Bali, yang aman, sejuk, damai, lancar dan kondusif.

Golkar Bali juga sangat mengapresiasi kinerja Kapolda Bali dan jajarannya, seperti kegiatan internasional dan penertiban premanisme di Bali yang berjalan dengan baik.

Kami berharap, kinerja bagus Polda Bali ini terus ditingkatkan, karena andil Polda Bali sangat besar menjaga keamanan Bali,” ujar Sugawa Korry.

Pada kesempatan tersebut, politikus asal Buleleng ini juga memaparkan beberapa kegiatan yang telah dilakukan Partai Golkar, baik kegiatan internal maupun terkait persiapan menghadapi Pilkada Serentak 2020 serta penanganan pandemi virus corona.

Dikatakan, Golkar Bali telah melaksanakan Musyawarah Daerah (Musda) dan dirinya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Bali dan telah ditetapkan melalui SK DPP Partai Golkar. Adapun dari hasil Pemilu Legislatif 2019 lalu, Partai Golkar memilik 8 orang keterwakilan di DPRD Provinsi Bali, 56 orang keterwakilan di DPRD Kabupaten/ Kota se-Bali serta 2 orang keterwakilan di DPR RI.

Program Partai Golkar Bali ke depan akan lebih menonjolkan karya nyata di tengah tengah masyarakat. Khusus terkait salah satu kader kami yang viral di medsos karena menjadi penasehat Ormas Hercules, kami telah melakukan klarifikasi dan kami tegas bahwa partai tidak mengizinkan kader bersangkutan menjadi penasehat Ormas Hercules,” tandas Sugawa Korry.

Selanjutnya terkait Pilkada Serentak 2020, ia menjelaskan, Partai Golkar telah merekomendasikan pasangan calon bupati dan wakil bupati untuk dua kabupaten. Mereka adalah pasangan Gusti Ayu Mas Sumantri – I Made  Sukerena di Pilkada Karangasem dan pasangan I Made Subrata Ngakan Kutha Parwata di Pilkada Bangli.

“Sedangkan untuk empat kabupaten lain seperti Jembrana, Tabanan, Badung dan Kota Denpasar, kami masih melakukan penjajakan koalisi. Hal ini kami lakukan guna menghindari lawan kotak kosong di Pilkada 2020,” paparnya.

Sugawa Korry pun meyakinkan bahwa dalam Pilkada Serentak 2020, Partai Golkar berkomitmen mengedepankan aspek budaya Bali yang santun. Partai Golkar juga mengedepankan keinginan masyarakat dalam hal calon yang akan diusung.

Saat ini, imbuhnya, pihaknya akan mewujudkan koalisi antara Parti Golkar, PKS, NasDem, PBB, Partai Demokrat, dan partai lainnya di tingkat provinsi. Partai Golkar membangun koalisi dengan tujuan untuk menjaga keseimbangan politik, bukan dalam rangka kemenangan semata.

Mungkin minggu depan kami akan deklarasikan koalisi secara permanen. Tujuan koalisi ini dibentuk adalah untuk membangun kekuatan sosial politik yang seimbang, agar tidak melawan kotak kosong,” tegas Sugawa Korry.

Khusus terkait Covid -19, jelas Sugawa Korry, Partai Golkar telah membentuk Satgas Advokasi Bantuan Hukum. Partai berlambang pohon beringin itu juga telah memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) ke Puskesmas di Bali serta masker dan sembako untuk masyarakat melalui Satgas di tingkat desa.

Kami juga telah menggelar seminar secara virtual terkait strategi pembangunan Bali pasca Covid-19. Selain itu, karena dampak Covid-19 tidak hanya terkait masalah ekonomi dan kesehatan tetapi juga masalah sosial dan hukum, maka kami membentuk Satgas Advokasi Bantuan Hukum Covid-19. Satgas ini bergerak menangani masalah sosial yang berdampak terhadap hukum,” pungkas Sugawa Korry. (KI-01)

Check Also

Silaturahmi Polda Bali Usai Pilkada Tabanan, Cabup Panji Astika Komit Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Tabanan (KitaIndonesia.Com) – Polda Bali menggelar silaturahmi dengan Calon Bupati (Cabup) Tabanan Anak Agung Ngurah …

One comment

  1. Like!! Thank you for publishing this awesome article.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *