Home / Nusantara / Pemerintah Wajibkan Penggunaan Masker, Togar Situmorang: Masyarakat Jangan Bandel!
Advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP, bersama tim selalu menggunakan masker saat mendampingi klien maupun di persidangan. (istimewa)

Pemerintah Wajibkan Penggunaan Masker, Togar Situmorang: Masyarakat Jangan Bandel!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Pemerintah Indonesia telah menyatakan Corona Disease 2019 (Covid-9) sebagai bencana non-alam nasional. Ini dilakukan pemerintah karena jumlah kasus positif Covid-19 dan meninggal dunia di Indonesia terus meningkat.

Bukan itu saja, Covid-19 telah berdampak pada berbagai aspek, mulai dari aspek politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan, hingga kesejahteraan masyarakat. Pemerintah pun mengarahkan berbagai kekuatan dan daya upaya untuk menangani pandemi ini.

Seperti mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga daya tahan tubuh, bekerja di rumah, belajar di rumah, menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), serta wajib menggunakan masker jika terpaksa ke luar rumah.

Menurut pengamat kebijakan publik Togar Situmorang, SH, MH, MAP, apa yang dilakukan pemerintah ini tentu sudah sangat maksimal. Hanya saja, berbagai upaya ini akan sia-sia apabila tanpa didukung penuh oleh kesadaran masyarakat. Apalagi masih banyak warga yang justru bandel dan terkesan main-main melaksanakan imbauan atau anjuran pemerintah.

“Perkembangan virus corona sangat berbahaya. Perkembangan jumlah kasus positif di masyarakat tiap hari menunjukkan peningkatan signifikan, sebab masih ada saja masyarakat yang membandel, tidak mengikuti arahan atau anjuran dari pemerintah untuk tidak berkumpul atau ke luar rumah,” kata Togar Situmorang, di Denpasar, Kamis (23/4/2020).

Advokat senior yang dijuluki Panglima Hukum ini menyebut, sesungguhnya apabila masyarakat mengikuti arahan pemerintah, penyebaran virus corona cepat dihentikan. Yang paling sederhana misalnya, masyarakat wajib menggunakan masker saat berada di luar rumah.

“Kebijakan dari pemerintah itu sebenarnya kalau kita benar-benar ikuti, akan memberikan hasil yang maksimal dan berimplikasi baik untuk masyarakat kita sendiri. Ayolah, jangan membandel atau keras kepala dalam menangani virus corona ini. Sebab kita ini berhadapan dengan sesuatu yang tidak kelihatan,” tandas Togar Situmorang, yang juga Ketua Hukum RS dr Moedjito Dwidjosiswojo Jombang, Jawa Timur, ini.

Dikatakan, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sudah mewajibkan penggunaan masker bagi siapa pun yang pergi ke luar rumah. Saat ini, pemerintah juga tengah mempersiapkan kebutuhan masker dalam negeri. Kebijakan yang diambil oleh Presiden Jokowi ini dilandasi anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

“Dulu sebelum wabah corona menjadi pandemi, WHO hanya menganjurkan penggunaan masker bagi yang sakit. Namun karena jumlah penderita sudah semakin banyak dan transmisi cepat terjadi, anjuran pun diubah,” ucapnya.

Sebagai implementasi anjuran WHO serta arahan pemerintah ini, para advokat Law Firm Togar Situmorang juga diwajibkan menggunakan masker. Seperti dalam melakukan sidang di Pengadilan Negeri Denpasar, pendampingan saksi, maupun bertemu klien di kantor atau di luar kantor.

“Kita tetap menggunakan masker dan selalu menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan serta menggunakan hand sanitizer,” jelas Founder dan CEO Firma Hukum di Law Firm Togar Situmorang yang beralamat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A Renon, Denpasar (pusat), dan Cabang Denpasar di Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Kesiman, Denpasar serta Cabang Jakarta di Gedung Piccadilly Room 1003-1004, Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Jakarta Selatan, ini.

Tak hanya itu, sebab Togar Situmorang yang juga Ketua Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (Pengkot POSSI) Kota Denpasar, juga sering mengingatkan dan mengedukasi masyarakat maupun klien untuk tetap memakai masker.

“Jadi baik di dalam atau di luar rumah, kami dari Law Firm Togar Situmorang, sangat peduli Covid-19, kami selalu menggunakan masker,” tutur advokat yang masuk daftar 100 Advokat Hebat versi Majalah Property&Bank 2019 itu.

Selain itu, Law Firm Togar Situmorang juga akan melaksanakan bakti sosial ke desa adat di suatu daerah di Tabanan, Bali, sebelum umat Islam memasuki Bulan Ramadhan atau Bulan Puasa. Di sana, Law Firm Togar Situmorang akan membagikan sembako serta membagikan masker supaya bisa dipakai oleh masyarakat tersebut.

“Semakin banyak orang yang berperan dan peduli untuk mencegah dan mengatasi pandemi ini, maka akan lebih baik,” ujar Togar Situmorang, yang sebelumnya juga sudah membagikan 100 paket sembako di Desa Selat, Kabupaten Karangasem, Bali.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk bekerja sama dan saling bahu – membahu mengikuti arahan Presiden Jokowi melalui pidato tanggal 15 Maret 2020 tentang perkembangan penyakit virus corona di Indonesia, Maklumat Kepala Kepolisian Republik Indonesia Nomor Mak/ 2/ III/2020 tanggal 19 Maret 2020 dan Himbauan Gubernur Bali untuk tidak ke luar rumah serta menjaga jarak.

“Kita juga harus selalu menjaga kesehatan, sebab sistem imunitas atau daya tahan tubuh memiliki peran yang penting dalam menjaga kesehatan, dan tentunya akan dapat terhindar dari berbagai penyakit.¬†Perlu juga menerapkan pola hidup sehat serta menghindari stres agar tidak mudah terserang virus. Mari kita tetap di rumah saja, dan wajib gunakan masker jika ke luar rumah,” ajak Togar Situmorang. (KI4)

Check Also

Enam Napi Rutan Negara Dipindahkan ke Lapas Karangasem

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Sebanyak enam narapidana (Napi) kasus pidana umum di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *