Home / Peristiwa / Nasional / Pemerintah Ambil Alih Pengelolaan TMII, Togar Situmorang Apresiasi Langkah Presiden Jokowi
Advokat senior yang juga pengamat kebijakan publik Togar Situmorang (kanan) mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo (kiri) mengambil alih pengelolaan TMII dari Yayasan Harapan Kita kepada Kementerian Sekretariat Negara. (istimewa)

Pemerintah Ambil Alih Pengelolaan TMII, Togar Situmorang Apresiasi Langkah Presiden Jokowi

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Pemerintah akhirnya secara resmi mengambil alih pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dari Yayasan Harapan Kita. Selanjutnya, TMII akan dikelola oleh Kementerian Sekretariat Negara (Kemsetneg).

Pengambil alihan tersebut dituangkan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 19 Tahun 2021 Tentang Pengelolaan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Perpres ini ditandatangani oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Langkah Presiden Jokowi ini diapresiasi banyak kalangan. Langkah tersebut dinilai sebagai bukti bahwa Presiden Jokowi memang serius menata aset dan keuangan negara.

“Tentu kita sangat mengapresiasi kinerja yang luar biasa ini dari pemerintah khususnya Bapak Presiden Joko Widodo, yang dengan sikap lugas dan berani mengambil alih Taman Mini Indonesia Indah,” kata advokat kondang yang juga pengamat kebijakan publik Togar Situmorang, SH, CMed, MH, MAP, CLA, saat dijumpai di Law Firm Togar Situmorang Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Gedung Piccadilly, Jakarta, Jumat 9 April 2021.

Seperti diketahui masyarakat luas, Yayasan Harapan Kita merupakan organisasi yang didirikan oleh mendiang istri Presiden ke-2 RI Soeharto, Tien Soeharto. Yayasan ini yang mengelola TMII sejak 1977.

Setelah 44 tahun dikelola Yayasan Harapan Kita, kini pemerintah menetapkan penguasaan dan pengelolaan TMII dilakukan oleh Kemensetneg. Ini tentu hal luar biasa, karena hanya Presiden Joko Widodo yang bisa melakukan ini” ujar advokat yang sering disapa Panglima Hukum ini.

Togar Situmorang pun berharap, pemerintah juga dapat menelusuri aset negara lainnya yang masih dikelola swasta dan kontribusinya tidak jelas kepada negara. Selanjutnya, aset-aset tersebut dikelola negara agar dapat dimaksimalkan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

“Dan harapan saya, TMII semakin berjaya dan menebar manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa. Semoga dengan kebijakan, komitmen dan dukungan pemerintah, membuat Indonesia akan semakin maju,” tutur CEO & Founder Law Firm Togar Situmorang yang berkantor pusat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5 A, Renon, Denpasar Selatan, serta cabang di Denpasar, Jakarta, Cirebon, Kalimantan Barat dan Bandung ini.

Diketahui, selama hampir 44 tahun dikelola oleh Yayasan Harapan Kita, TMII ditengarai tidak memberikan kontribusi kepada keuangan negara. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI pun merekomendasikan agar meningkatkan optimalisasi pengelolaan TMII sehingga menjadi lebih efektif dan memberikan kontribusi signifikan kepada negara.

“Jadi atas dasar itu, perlu kami sampaikan bahwa TMII itu menurut Keppres Nomor 51 tahun 1977, TMII itu milik negara Republik Indonesia, tercatat di Kementerian Sekretariat Negara yang pengelolaannya diberikan kepada Yayasan Harapan Kita,” jelas Mensesneg Pratikno.

Jadi Yayasan Harapan Kita ini sudah hampir 44 tahun mengelola milik negara ini, dan kami berkewajiban untuk melakukan penataan, memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat dan memberikan kontribusi keuangan untuk negara,” imbuhnya.

Pratikno menjelaskan, menindaklanjuti Perpres Nomor 19 Tahun 2021, Kemsetneg berkomitmen menjadikan TMII sebagai kawasan pelestarian dan pengembangan budaya bangsa, sarana wisata edukasi bermatra budaya nusantara, menjadi cultural theme park berstandar internasional, serta fasilitas lain yang mendorong inovasi dan kreativitas anak bangsa, dan sekaligus memberikan kontribusi kepada keuangan negara. (KI-33)

Check Also

Komnas HAM Panggil Pimpinan KPK dan BKN, Hendardi: Itu Mengada-ada

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *