Home / Nusantara / Pelantikan Bupati Manggarai Barat Terpilih Tergantung Putusan Sidang di MK
Bupati Agustinus Ch Dulla dan Wabup Maria Geong foto bersama usai berpamitan dengan Kadis Sosial Manggarai Barat dan jajaran. (istimewa)

Pelantikan Bupati Manggarai Barat Terpilih Tergantung Putusan Sidang di MK

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Masa jabatan Bupati Agustinus Ch Dulla dan Wakil Bupati Maria Geong, akan berakhir tanggal 16 Februari 2021 mendatang. Di sisi lain, belum ada kepastian jadwal pelantikan bupati dan wakil bupati Manggarai Barat hasil Pilkada 2020.

Menurut Komisioner KPU Manggarai Barat Divisi Hukum dan Pengawasan, Ponsianus Mato, saat ini hasil Pilkada Manggarai Barat masih disengketakan di Mahkamah Konstitusi (MK). Sidang sudah memasuki agenda pembacaan putusan oleh Hakim Konstitusi.

“Kami sudah mendapatkan jadwal sidang dari MK. Sidang akan digelar tanggal 15 Februari Pukul 16.00 WIB dengan agenda pembacaan keputusan,” jelas Ponsianus, saat dikonfirmasi kitaindonesia.com melalui saluran telepon di Labuan Bajo, Kamis (11/2/2021).

Berdasarkan ketentuan dalam PKPU, imbuhnya, KPU Manggarai Barat baru bisa menetapkan pasangan bupati dan wakil bupati terpilih dalam kurun waktu lima (5) hari setelah menerima salinan putusan MK. Itupun jika MK memutuskan menolak gugatan Pemohon.

“Kalau sudah ada putusan, misalnya dalam putusan tersebut KPU menang atau MK menolak gugatan Pemohon, maka KPU akan melakukan penetapan bupati dan wakil bupati terpilih lima hari setelah menerima salinan putusan. Setelah itu baru dijadwalkan pelantikan,” papar Ponsianus.

Dikonfirmasi secara terpisah, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Manggarai Barat Ismail Surdi, juga mengakui bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi terkait jadwal pelantikan bupati dan wakil bupati Manggarai Barat terpilih.

“Sampai sekarang kami belum mendapat informasi dari provinsi, apakah bupati dan wakil bupati Manggarai Barat akan dilantik tanggal 16 atau 17 Februari sesuai dengan masa jabatan bupati dan wakil bupati saat ini,” kata Ismail.

Apabila belum ada pelantikan bupati terpilih, pihaknya juga belum mendapat informasi terkait penunjukan Plh Bupati Manggarai Barat setelah berakhirnya masa tugas Bupati Dulla dan Wabup Maria Geong. Namun demikian, Ismail mengaku sudah mendapat penjelasan dari Pemrov NTT dan Kementerian Dalam Negeri (Kemedagri).

“Sesuai penjelasan yang kami dapat, baik dari provinsi maupun Kementerian Dalam Negeri, apabila sampai akhir masa jabatan bupati dan wakil bupati saat ini belum ada pelantikan bupati, maka ditunjuk Plh Bupati oleh gubernur. Jadi penunjukan Plh Bupati, merupakan kewenangan gubernur,” ujar Ismail.

Di sisi lain, Bupati Dulla dan Maria Geong yang akan segera mengakhiri masa tugasnya mulai berpamitan ke sejumlah OPD. Kamis (11/2/2021) misalnya, Dula-Maria Geong berpamitan dengan jajaran di Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Barat.

“Ya benar tadi Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati pamitan. Mereka juga minta maaf, sekaligus terima kasih atas kerja sama selama ini. Bupati juga memberikan suport kepada kami untuk tetap maksimal bekerja dalam melayani masyarakat ke depan,” kata Kadis Sosial Kabupaten Manggarai Barat Agus Mangiradja, yang dikonfirmasi melalui saluran telepon. (KI-05)

Check Also

Sekretariat Politician Academy Branch NTT 1 di Ruteng Diresmikan

Ruteng (KitaIndonesia.Com) – Sekretariat Lembaga Konsultan Politik ‘Politician Academy’ Branch NTT 1 diresmikan di Waso, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *