Home / Peristiwa / Nasional / Peduli Pekerja Harian Terdampak Covid-19, KMHDI Galang Bantuan
Aktivis KMHDI saat membagikan masker di kawasan Jabodetabek beberapa waktu lalu. (istimewa)

Peduli Pekerja Harian Terdampak Covid-19, KMHDI Galang Bantuan

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) kembali melakukan gerakan peduli sosial. Setelah beberapa waktu lalu bersama alumni KMHDI membagikan masker secara gratis kepada warga di kawasan Jabodetabek, kali ini KMHDI menggalang dukungan untuk membantu kebutuhan pokok para pekerja harian yang terdampak Covid-19.

Menurut Ketua Presidium Pimpinan Pusat KMHDI, I Kadek Andre Nuaba, aksi tersebut difokuskan untuk membantu para pekerja harian karena mereka yang paling merasakan dampak lesunya sektor perekonomian di tengah pandemi corona saat ini.

“Meskipun ada anjuran di rumah aja, mereka harus tetap bekerja. Tidak bisa work from home. Tidak bekerja, ya tidak dapat uang. Sementara anak dan keluarga harus terus makan,” kata Andre Nuaba, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (7/4/2019).

Dalam pandangan KMHDI, demikian Andre Nuaba, pekerja harian adalah kalangan yang paling berdampak secara ekonomi akibat menguatnya penyebaran virus corona yang terjadi sejak awal Februari lalu. Karena itu, mereka perlu mendapat perhatian khusus.

“Pastinya konsumen mereka menurun drastis, apalagi kita harus menjalani himbauan pemerintah untuk di rumah saja dan mengurangi aktivitas ke luar. Itu alasannya kita prioritaskan bantuan ini untuk para pekerja harian,” jelas Andre Nuaba.

Ia menyebut, untuk Gerakan KMHDI Peduli Dampak Covid-19 ini, pihaknya tidak hanya menerima bantuan tunai yang dapat dikirim via transfer ke rekening KMHDI. Namun, pihaknya juga menerima bantuan berupa barang.

“Kami juga menerima donasi berupa sembako, masker, dan hand sanitizer. Bantuan barang dapat dikirim langsung ke Sekretariat KMHDI yang ada di Perumahan Cipinang Indah II Jakarta Timur,” ucapnya.

Bantuan yang terkumpul tidak hanya disalurkan di Jakarta saja. Namun di kota-kota yang mengalami dampak cukup besar akibat wabah corona, juga akan disalurkan.

“Kita juga akan gerakan cabang-cabang KMHDI yang ada di daerah untuk turut berbagi kepada masyarakat,” ujar Andre Nuaba.

Ia memastikan gerakan sosial ini akan terus dibuka selama wabah Covid-19 masih terjadi dan berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat kalangan menengah ke bawah. Untuk itu, ia mengharapkan masyarakat dapat saling bahu-membahu hingga permasalahan ini usai. (KI4)

Check Also

Rencana Bali Dibuka Bagi Wisman, Jamaruli Manihuruk: Petugas Imigrasi Selalu Siap di Lapangan

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Pemerintah berencana membuka pintu bagi kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia. Sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *