Home / Nusantara / PDIP Bali Sosialisasikan Bahaya HIV/AIDS dan Narkoba kepada 6.830 Anak Muda
I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedasteraputri Suyasa (tengah) didampingi Ni Wayan Sari Galung (kanan) dan Luh Putu Rumiyawati (kiri). (istimewa)

PDIP Bali Sosialisasikan Bahaya HIV/AIDS dan Narkoba kepada 6.830 Anak Muda

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – DPD PDIP Provinsi Bali akan melaksanakan sosialisasi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba dan bahaya HIV/AIDS kepada generasi muda, Sabtu (7/3/2020) besok. Kegiatan dalam rangka memeriahkan perayaan HUT ke-47 PDIP ini dilaksanakan secara serentak di sembilan kabupaten dan kota di Bali.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh DPD PDIP Provinsi Bali bersama seluruh DPC PDIP Kabupaten/ Kota se-Bali secara bersamaan ini akan diikuti kalangan generasi muda, seperti siswa sekolah, mahasiswa, hingga sekaa teruna. Pesertanya diperkirakan sebanyak 6.830 orang.

“Total peserta 6.830 orang, tersebar di sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Bali,” jelas Koordinator Panitia Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Bahaya HIV/AIDS DPD PDIP Provinsi Bali Dr I Gusti Ayu Diah Werdhi Srikandi Wedasteraputri Suyasa, di sela-sela persiapan kegiatan sosialisasi di Kantor DPD PDIP Provinsi Bali, di Denpasar, Jumat (6/3/2020).

Diah Srikandi menyebut, misi dari kegiatan sosialisasi ini adalah menyelamatkan generasi muda Bali dari bahaya narkoba dan bahaya HIV/AIDS. Ini penting, dalam rangka mewujudkan generasi muda Bali yang sehat sesuai dengan kearifan lokal Jana Kerthi.

Dari data yang ada, demikian Wakil Ketua Bidang Pembangunan SDM dan Budaya DPD PDIP Provinsi Bali itu, hingga tahun 2019 jumlah kasus HIV/AIDS di Bali mencapai 22.034 orang. Jumlah ini meningkat tiap tahun. Jumlah terbanyak dari kelompok umur 20-29 tahun sebanyak 8.351 orang atau 37,9 persen, disusul kelompok umur 30-39 sebanyak 7.708 orang atau 35 persen.

Dari jumlah tersebut, kasus terbanyak justru dialami kelompok heteroseksual, yakni 76,3 persen. Adapun kelompok homoseksual yang dianggap perilaku seks menyimpang hanya sebesar 14,7 persen.

“Angka terbesar dari kasus HIV/AIDS terjadi pada kisaran kelompok umur 20-40 tahun, usia produktif, usia generasi muda yang menjadi tulang punggung negara,” beber Diah Srikandi, yang didampingi Sekretaris Panitia Ni Wayan Sari Galung dan Wakil Ketua Panitia Luh Putu Rumiyawati.

Adapun data penyalahgunaan narkoba di Bali, diakui Diah Srikandi, juga tergolong tinggi. Tahun 2017, jumlah pecandu narkoba di Bali sebanyak 50.539 orang, termasuk mahasiswa dan pelajar.

Dengan tingginya jumlah kasus HIV/AIDS dan narkoba di Bali, demikian Diah Srikandi, maka diperlukan kerjasama dan sinergi untuk menyelesaikan permasalahan yang ada.

“Ini sungguh bukan soal angka, data dan jumlah semata. Ini lebih menyangkut tentang kepedulian dan keberpihakan kita pada generasi muda dan nasib bangsa kita, secara menyeluruh ke masa depan,” ujar Diah Srikandi, yang juga Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Bali ini.

Ia menambahkan, PDIP melaksanakan kegiatan sosialisasi ini serentak di seluruh Bali, untuk membangun kesadaran bersama (communal awareness), promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang harus disegerakan.

“Sebab tampaknya Bali sudah makin mendekati tahap darurat bahaya HIV/ AIDS dan bahaya narkoba,” ucapnya. “Jangan hanya kasus virus corona yang mengundang histeria massa, dan mengharu biru perasaan kita, tetapi ada bahaya HIV/ AIDS dan bahaya narkoba yang adalah bahaya laten, yang kadang terlihat hanya puncak gunung es semata dari keseluruhan permasalahan yang ada. Jadi harus menjadi kepedulian kita bersama untuk mengatasinya, secara bersama-sama dan berkesinambungan,” pungkas Diah Srikandi, yang juga Bendahara Fraksi PDIP DPRD Provinsi Bali ini.

Untuk kegiatan sosialisasi bahaya HIV/AIDS dan Narkoba di Kantor DPD PDIP Provinsi Bali ini, pihaknya akan menghadirkan sejumlah narasumber. Di antaranya Kepala BNN Provinsi Bali I Putu Gede Suastawa, Ketua Komisi Penanggulangan HIV/AIDS Provinsi Bali AA Ngurah Patria Nugraha, dan Ni Putu Putri Suastini Koster yang adalah istri Ketua DPD PDIP Provinsi Bali. (KI4)

Check Also

Ajak Masyarakat Vaksin dan Jaga Imun, Togar Situmorang: Jangan Remehkan Virus Corona!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Hampir dua tahun dunia dirundung bencana wabah virus corona. Virus yang berasal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *