Home / Peristiwa / Nasional / Parta: Tindak Tegas Jika Ada Permainan yang Mengganggu Ketahanan Pangan!
Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Parta menyampaikan pendapatnya saat RDP Komisi VI DPR RI dengan Kementerian Perdagangan RI, yang berlangsung secara virtual. (istimewa)

Parta: Tindak Tegas Jika Ada Permainan yang Mengganggu Ketahanan Pangan!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Komisi VI DPR RI menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Kementerian Perdagangan RI, Rabu (22/4/2020). Rapat yang digelar secara virtual tersebut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal, Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Dirjen Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan RI.

Dalam rapat tersebut, anggota Komisi VI DPR RI Dapil Bali, I Nyoman Parta, SH, menyampaikan enam poin penting. Keenam poin tersebut dipandang penting untuk disikapi Kementerian Perdagangan RI di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Pertama, kami meminta Kementerian Perdagangan RI agar memetakan produksi dalam negeri. Ini penting, agar tidak terjadi produksi dalam negeri berlimpah tapi justru harga menjadi mahal karena faktor distribusi dan permainan para spekulan,” kata Parta.

Kedua, politikus PDIP asal Gianyar, Bali, ini meminta Kementerian Perdagangan RI untuk memastikan agar ketika melakukan impor bawang putih, bawang merah dan gula, jangan sampai mematikan produksi bawang merah dan bawang putih dalam negeri juga petani tebu.

Ketiga, Parta yang juga anggota Fraksi PDIP DPR RI, meminta Kementerian Perdagangan RI memastikan pengendalian harga agar tidak dimainkan oleh para importir dan spekulan yang mencari keuntungan secara membabi – buta. Apalagi kondisi rakyat saat ini sudah mengalami penurunan daya beli.

“Keempat, Satgas Pangan harus bertindak tegas dan melakukan langkah hukum jika ada permainan yang mengganggu ketahanan pangan!” ujar Parta.

Kelima, Kementerian Perdagangan RI diminta untuk menjadikan momentum pademi Covid-19 agar meningkatkan produksi dalam negeri.

Keenam, Parta meminta Kementerian Perdagangan RI untuk memaanfatkan daging yang tersedia di dalam negeri seperti daging ayam, ikan dan telor serta mengurangi jumlah impor daging sapi. (KI4)

Check Also

Komnas HAM Panggil Pimpinan KPK dan BKN, Hendardi: Itu Mengada-ada

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *