Home / Peristiwa / Nasional / Parta: Rencana Impor Beras Bertolak Belakang Dengan Semangat Kedaulatan Pangan
Anggota Komisi VI DPR RI, I Nyoman Parta. (istimewa)

Parta: Rencana Impor Beras Bertolak Belakang Dengan Semangat Kedaulatan Pangan

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Rencana Menteri Perdagangan (Mendag) untuk melakukan import satu juta ton beras dianggap bertolakbelakang dengan visi Presiden Jokowi soal kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan.

Menurut anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Parta, rencana Mendag tersebut sama sekali tidak merepresentasikan kepentingan negara, apalagi kepentingan para petani.

“Kontraproduktif rencana tersebut, tidak senapas dengan visi Presiden Jokowi soal kedaulatan pangan,” ujar Parta, kepada wartawan di Jakarta, Minggu (21/3/2021).

“Bagaimana mau memahami visi Pak Jokowi soal kedaulatan, kemandirian dan ketahanan pangan jika skema impor yang selalu dijadikan acuan oleh Mendag. Yang jelas ini menyinggung perasaan para petani kita yang sudah susah payah memenuhi kebutuhan masyarakat,” imbuh anggota Fraksi PDIP DPR RI itu.

Mestinya, kata dia, Mendag memahami bahwa Petani adalah penghasil kebutuhan strategis negara. Dan sudah selayaknya Mendag membuat kebijakan yang berpihak pada para petani bukan sebaliknya.

“Bukan saja harus melindungi, tapi juga memberikan pembelaan. Menteri Perdagangan harusnya membuat kebijakan yang membeli hasil pertanian lebih tinggi dari harga pasar, bukan malah sebaliknya membawa beras dari luar negeri,” sindir Legislator dari Dapil Bali itu.

Parta menegaskan, stok beras yang ada saat ini cukup memadai untuk beberapa bulan ke depan. Hal ini merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS).

“Data potensi produksi beras pada Januari sampai April 2021 sekitar 14 juta ton, atau naik 26 persen dibandingkan 2020. BPS juga menyebut jika potensi surplus beras pada bulan Januari-April sekitar 4,8 juta ton. Mendag seharusnya lihat data itu, karena ini lembaga resmi negara yang diberi mandat UU,” tandasnya.

Sekali lagi, kata Parta, tidak ada relevansinya impor beras dilakukan saat ini. Apalagi para letani saat ini memasuki masa panen.

“Jangan jatuhkan dan lemahkan semangat moral para petani kita, jangan korbankan para petani kita dengan kebijakan yang berbau kepentingan para pemburu rente. PDIP akan berdiri tegak bersama para petani menolak jika ada kebijakan yang merugikan,” pungkas Parta. (KI-33)

Check Also

Presiden Jokowi Rayakan Ultah Ke-60, Togar Situmorang: Pemimpin Amanah, Indonesia Pasti Cepat Pulih

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Presiden Joko Widodo (Jokowi) merayakan ulang tahun yang ke-60, Senin 21 Juni …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *