Home / Peristiwa / Nasional / Pandemi Covid-19 Berkepanjangan, Ketersediaan Lapangan Kerja Jadi Prioritas

Pandemi Covid-19 Berkepanjangan, Ketersediaan Lapangan Kerja Jadi Prioritas

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Hingga 29 Juni 2020, total kasus positif Covid-19 di Indonesia mencapai 55.092 kasus. Adapun pasien sembuh berjumlah 23.800 orang dan meninggal menjadi 2.805 orang.

Belum berakhirnya pandemi global ini membawa dampak luas di berbagai sektor. Salah satunya adalah terkait ketersediaan lapangan pekerjaan, khususnya mengakomodasi mereka yang kehilangan pekerjaan akibat efisiensi di sektor bisnis atau ekonomi.

Kondisi ini mendapat perhatian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Bahkan Kepala Gugus Tugas Nasional Doni Monardo bertemu dengan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) H Maming Mardani, untuk mendiskusikan hal tersebut di Graha BNPB, Jakarta, Senin (29/6/2020).

Doni berharap, HIPMI dapat menjadi inisiator dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru untuk warga yang terimbas pandemi Covid-19.

“Diharapkan untuk bisa menciptakan lapangan kerja baru untuk mereka yang kehilangan pekerjaan akibat Covid, salah satunya pekerja migran Indonesia,” kata Doni.

Ia menambahkan, pekerja migran Indonesia (PMI) yang pulang ke tanah air mempunyai kemampuan bahasa asing. Kemampuan tersebut dapat digunakan, misalnya dengan menjadikan mereka sebagai pemandu wisatawan asing.

BACA JUGA:   Belajar Dari Covid-19

“Ada potensi mereka yang pulang dari luar, rata-rata mempunyai kemampuan bahasa asing yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi pemandu wisata bagi wisatawan asing,” kata Doni.

Selain itu, Doni yang juga Kepala BNPB mengharapkan HIPMI untuk menggandeng perangkat desa, lembaga dan seluruh elemen masyarakat untuk dapat mengembangkan pariwisata berbasis komunitas dan alam.

“Dengan menggandeng semua elemen masyarakat, dapat membangun desa wisata berbasis komunitas. Misalnya membuat home stay, memberikan pelatihan, transportasi menggunakan sepeda untuk keliling menikmati keindahan alam Indonesia,” jelasnya.

Doni mencontohkan upaya pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk membuka kembali pariwisata yang aman Covid-19. Pemerintah setempat serius dalam menggerakan ekonomi lokal, khususnya di sektor pariwisata, dengan mengeluarkan sertifikasi protokol kesehatan. Ini menjadi bukti jaminan keamanan dan kesehatan bagi para pengunjung yang datang di kawasan wisata Banyuwangi. (KI-33)

Check Also

Pariwisata Rentan, Nurdin Halid: Ubah Pendekatan Pembangunan Bali

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar HA Nurdin Halid, mengatakan, Bali merupakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *