Home / Peristiwa / Nasional / Pandemi Corona, Pemkab Mabar Harus Perketat Pengawasan Orang Masuk Labuan Bajo

Pandemi Corona, Pemkab Mabar Harus Perketat Pengawasan Orang Masuk Labuan Bajo

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Penyebaran virus corona jenis baru atau Covid-19 di Indonesia, terus mengkhawatirkan. Bahkan banyak warga di beberapa daerah dilaporkan masuk kategori orang dalam pemantauan (ODP) hingga ada di antaranya yang positif virus corona.

Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) misalnya, dilaporkan 24 orang warga yang masuk daftar OPD. Dari jumlah tersebut, 7 (tujuh) orang di antaranya di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

Menyikapi kondisi ini, Himpunan Pemuda dan Mahasiswa Manggarai Barat (HIPMMABAR) yang berpusat di Jakarta, secara khusus mendesak Pemkab Manggarai Barat (Mabar) untuk meningkatkan kewaspadaan termasuk memperketat pengawasan terhadap orang yang masuk Labuan Bajo.

Desakan tersebut sebagaimana disampaikan HIPMMABAR melalui keterangan tertulis yang diterima kitaindonesia.com di Labuan Bajo, Kamis (19/3/2020). Bagi HIPMMABAR, mengingat Labuan Bajo merupakan ibukota Kabupaten Mabar, yang adalah pintu ke luar – masuknya wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, maka meningkatkan kewaspadaan sangat penting.

“Apabila mobilisasi mereka tidak dibatasi, akan sangat berisiko terhadap penyebaran virus yang telah menewaskan ribuan orang di seluruh dunia ini,” demikian isi pernyataan HIPMMABAR yang ditandatangani Ketua Fernandez Nato dan Humas Robyvan Sukur.

Karena itu, HIPMMABAR meminta Pemkab Mabar menyiapkan langkah-langkah strategis, seperti segera membuat kebijakan preventif penyebaran virus corona terhadap pelaku wisata, masyarakat dan wisatawan.

Pemkab Mabar juga diminta melakukan sosialisasi terkait langkah-langkah pencegahan kepada masyarakat, seperti penggunaan hand sanitizer, masker dan keep distance khusus dengan para wisatawan. Selain itu, mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Mabar untuk bekerjasama dengan Rumah Sakit dan Puskesmas setempat guna memperketat pengecekan semua orang yang baru saja tiba di Labuan Bajo, baik yang melalui transportasi udara maupun laut.

“Pemkab Mabar juga harus menyiapkan langkah-langkah strategis apabila ada wisatawan dan masyarakat yang sudah terpapar virus corona dengan membangun kerjasama dengan Rumah Sakit atau Puskesmas setempat. Selain itu, harus aktif melakukan pemantauan perkembangan kasus virus corona di Mabar tanpa menunggu adanya suspect,” demikian pernyataan HIPMMABAR. (KI4)

Check Also

Instruksi Kapolri kepada Kapolda dan Kapolres: Tindak Tegas Anggota yang Melanggar Aturan

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan secara tegas kepada seluruh jajarannya untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *