Home / Nusantara / Pandemi Corona, Dinas PKO Manggarai Barat Instruksikan Seluruh Sekolah Diliburkan
Surat Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Manggarai Barat. (istimewa)

Pandemi Corona, Dinas PKO Manggarai Barat Instruksikan Seluruh Sekolah Diliburkan

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur, menginstruksikan seluruh sekolah di ujung barat Pulau Flores itu untuk meliburkan anak-anak sekolah selama 14 hari. Liburan tersebut terhitung sejak tanggal 20 Maret hingga 4 April 2020, untuk mengantisipasi merebaknya wabah virus corona.

Instruksi tersebut sebagaimana disampaikan Dinas PKO Manggarai Barat melalui surat nomor 287.a/ PKO/ Sekret/ 800/ III/ 2020 tertanggal 19 Maret 2020. Surat yang ditandatangani Sekretaris Dinas PKO Manggarai Barat Yeremias Unggas ini ditujukan kepada Kepala TK/ PAUD, SDI/MI, SMP/ MTs se-Kabupaten Manggarai Barat.

Dalam surat tersebut, ada tiga (3) poin yang digarisbawahi oleh Dinas PKO Manggarai Barat. Pertama, kegiatan belajar tetap dilaksanakan dari rumah dan dipantau oleh orangtua dan sekolah.

Kedua, hindari anak-anak ke luar rumah dan ke tempat – tempat umum. Ketiga, anak – anak harus diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan.

Sebelumnya, Pemprov NTT terlebih dahulu mengeluarkan instruksi yang sama, yakni meliburkan kegiatan belajar – mengajar untuk semua tingkatan sekolah di provinsi itu selama 14 hari. Menurut Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT Marius Ardu Jelamu, kebijakan meliburkan sekolah mulai berlaku sejak 20 Maret hingga 4 April 2020.

“Kebijakan meliburkan para sisiwa mulai dari PAUD hingga SMA/ SMK di Nusa Tenggara Timur ini sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona di Nusa Tenggara Timur,” jelas Marius, kepada wartawan di Kupang, Selasa (17/3/2020), sebagaimana dikutip Antara.

Ia menambahkan, Pemprov NTT juga telah meminta semua tempat-tempat ibadah dan kantor pemerintah serta swasta maupun tempat pelayanan umum, untuk menyiapkan cairan disenfektan dan penyanitasi tangan.

“Pemerintah NTT berharap semua intansi pemerintah juga menyiapkan alat pengukur suhu tubuh sehingga memudahkan mendeteksi tamu yang datang dengan suhu tubuh di atas normal, sehingga bisa diarahkan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan ke rumah sakit terdekat,” ujarnya. (KI21)

Check Also

Enam Napi Rutan Negara Dipindahkan ke Lapas Karangasem

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Sebanyak enam narapidana (Napi) kasus pidana umum di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *