Home / Politik / Mohon Restu Pimpin Mabar, Maria Geong Ingin Wujudkan “10 Kebebasan”
Pasangan Maria Geong dan Silverius Sukur, saat deklarasi di hadapan ribuan pendukung di Labuan Bajo. (kitaindonesia.com/itho umar)

Mohon Restu Pimpin Mabar, Maria Geong Ingin Wujudkan “10 Kebebasan”

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Ribuan pendukung Drh Maria Geong, PhD dan Silverius Sukur, SP (MISI) tumpah ruah di Lapangan Wae Kesambi, Labuan Bajo, Jumat (4/9/2020). Mereka hadir untuk mendeklarasikan Paket MISI, yang akan bertarung pada Pilkada Manggarai Barat 2020.

Di hadapan pendukungnya, Maria Geong menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat “Bumi Komodo” yang telah memberikan kepercayaan kepada Bupati Agustinus Ch Dula dan dirinya selaku wakil bupati, untuk memimpin selama lima tahun belakangan ini.

Selain itu, ia kembali memohon restu untuk memimpin Manggarai Barat lima tahun ke depan, bersama Calon Wakil Bupati Silverius Sukur. Keduanya berkomitmen Menurutnya, berkomitmen untuk memajukan Manggarai Barat dengan Visi ‘Manggarai Barat Aman dan Mandiri dengan Membangun Desa, Menata Kota’.

“Untuk kesempatan kali ini, saya memohon izin dan restu agar saya dan Pak Silverius Sukur maju dalam Pilkada Manggarai Barat dan memimpin Manggarai Barat lima tahun ke depan,” kata Maria Geong.

Menurut dia, pihaknya sengaja mengusung visi besar Manggarai Barat aman dan mandiri. Pasalnya salah satu hal penting bagi Manggarai Barat dengan status sebagai daerah pariwisata premium adalah keamanan.

“Manggarai Barat harus aman. Kenapa? Karena prasyarat pariwisata adalah aman. Kalau tidak, wisatawan akan lari,” ujar Maria Geong.

Selanjutnya, pihaknya juga ingin mewujudkan Manggarai Barat yang mandiri. Karena itu, Maria Geong bersama Silverius Sukur akan mewujudkan “10 kebebasan” apabila dipercaya masyarakat tanggal 9 Desember mendatang.

Satu dari “10 kebebasan”  tersebut adalah masyarakat Manggarai Barat harus bebas dari lingkaran setan kemiskinan. Apalagi untuk saat ini, Manggarai Barat masih berada di posisi ke-8 termiskin di Provinsi NTT.

“Kami berkomitmen, untuk kita harus ke luar dari kemiskinan itu,” tegas Maria Geong, yang pada kesempatan tersebut mengenakan pakaian adat Manggarai.

Ia lalu memaparkan sejumlah komitmen besar lainnya dari Paket MISI, jika dipercaya memimpin Manggarai Barat lima tahun ke depan. Di antaranya adalah menjadikan Labuan Bajo sebagai etalase Indonesia di dunia internasional.

Selain itu, meningkatan kualitas para guru dalam hal penghasilan, membebaskan masyarakat dari penyakit infeksi seperti rabies, DBD, flu burung, flu babi dan penyakit infeksi serta zoonosis lainnya.

“Karena ini semua ini juga akan mengancam perkembangan pariwisata,” tegasnya.

Masalah sampah dan sanitasi, lanjut Maria, akan menjadi persoalan yang juga dituntaskan. Yang tak kalah penting, tidak boleh ada kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Saya selalu bicara kepada ibu-ibu, safe the woman, safe the children and safe the nation,” tandasnya.

Hal lain yang menjadi perhatian paket MISI adalah terkait kepemilikan dokumen seperti KTP, KK, Akta Kelahiran dan lainnya. Sebab, kepemilikan dokumen tersebut menjadi penting bagi warga Manggarai Barat untuk mendapatkan bantuan dan prasyarat mendapatkan pelayanan dari pemerintah dan pihak lainnya.

Sementara Silverius Sukur, dalam orasi politiknya menambahkan bahwa Paket MISI juga memiliki komitmen yang kuat untuk membangun daerah dari sektor pertanian.

“Pasti kami jadikan pertanian sebagai sektor prioritas,” ucapnya. Sektor pertanian, lanjut dia, menjadi sektor mayoritas masyarakat di Kabupaten Manggarai Barat. Karena itu, pihaknya berkomitmen mendorong sektor pertanian agar menjadi sektor penyangga pariwisata di Labuan Bajo.

“Saya dan Ibu Maria Geong berlatar belakang petani. Kami lahir dari rahim petani dan akan berjuang meningkatkan sektor pertanian,” ujar Silverius Sukur.

Pada kesempatan tersebut, baik Maria Geong maupun Silverius Sukur juga mengucapkan terima kasih atas dukungan partai politik untuk Paket MISI pada Pilkada Manggarai Barat 2020, yakni PDIP, Partai Gerindra, Perindo dan PKB.

Hadir dalam deklarasi Paket MISI ini, di antaranya anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Herman Heri dan Yohanis Fransiskus Lema, Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT Emi Nomleni, serta pimpinan partai pengusung di kabupaten. (KI-21)

Check Also

Silaturahmi Polda Bali Usai Pilkada Tabanan, Cabup Panji Astika Komit Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Tabanan (KitaIndonesia.Com) – Polda Bali menggelar silaturahmi dengan Calon Bupati (Cabup) Tabanan Anak Agung Ngurah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *