Home / Hukum / Miliki Ganja 28 Kilogram, Pelatih Surfing Lesu Dituntut 20 Tahun Penjara

Miliki Ganja 28 Kilogram, Pelatih Surfing Lesu Dituntut 20 Tahun Penjara

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Pria bernama Criswandy Ambarita (28) asal Pematang Siar, Sumatera Utara, tampak lesu saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Denpasar.

Ini setelah pelatih surfing yang ditangkap atas kasus narkotika jenis ganja seberat hampir 28 kilogram ini dituntut 20 tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Arta Wijaya.

Di hadapan majelis hakim yang diketuai I Dewa Budi Watsara, jaksa menyatakan terdakwa telah melakukan perbuatan menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, menyerahkan, atau menerima Narkotika Golongan dalam bentuk tanaman beratnya melebihi 1 kilogram.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 114 ayat (2) junto Pasal 132 ayat (1) Undang-undang RI.No.35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Mohon kepada majelis hakim menjatuhkan pidana penjara selama 20 tahun kepada terdakwa Criswandy Ambarita serta denda sebesar Rp2 miliar jika tidak dibayar diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun,” ujar jaksa dalam sidang online, Selasa (9/6/2020).

Mendengar tuntutan, terdakwa akan melakukan pembelaan dengan meminta keringanan hukuman.

Dalam sidang sebelumnya diuraikan, terdakwa dibekuk petugas BNNP Bali saat mengambil paket berisi ganja dari kantor jasa pengiriman barang di seputaran Jalan Raya Canggu, Kuta Utara, Badung, Kamis (16/1/2020) sekitar pukul 14.00 Wita.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan barang bukti ganja seberat 30,39 kilogram bruto atau 27,97 kilogram netto.

Untuk pengembangan, tersangka digelandang ke kosnya di Jalan Tanah Barak, Banjar Canggu, Desa Canggu, Kuta Utara, Badung. Di sana kembali ditemukan tiga paket ganja dengan berat 1,26 kilogram.

“Terdakwa mengaku ganja tersebut didatangkan dari Medan dan rencananya akan dijual di Bali,” tutur jaksa.

Kepada petugas, terdakwa mengaku mau melakukan aksinya lantaran dijanjikan uang Rp5 juta sebagai upah oleh temannya bernama Eko Yosia Tambunan alias Gimbal yang saat ini menjadi buron. (K15)

Check Also

Klien Togar Situmorang Perjuangkan Keadilan Restoratif, Polsek Kuta Utara Malah Abaikan Peraturan Kapolri?

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Penegakan hukum di negeri masih jauh dari harapan. Pasalnya, tak jarang instrumen …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *