Home / Pemerintahan / Menteri Sosial: Mari Bekerja Dengan Cinta

Menteri Sosial: Mari Bekerja Dengan Cinta

Badung (KitaIndonesia.Com) – Menteri Sosial (Mensos) RI Juliari P Batubara mengajak seluruh jajaran di kementerian yang dipimpinnya untuk bekerja dengan cinta. Ia meminta agar dalam bekerja tidak sekadar menjalankan rutinitas, dengan masuk kantor dan menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawab masing-masing.

“Bekerja harus dengan cinta. Bekerja mencari uang, pasti. Tapi kalau motivasinya hanya uang, dan tanpa cinta, yakin uangnya ga banyak. Karena itu, bekerja jangan hanya sekadar rutinitas, yang penting masuk kantor, tetapi bekerjalah dengan cinta,” kata Juliari, dalam arahannya pada acara ‘Evaluasi Pelaksanaan Bantuan Sosial’, di Harris Hotel, Jalan Sunset Road, Kuta, Bali, Jumat (15/11/2019).

Ia mengatakan hal tersebut, sekaligus memotivasi 400 peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka terdiri dari Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Kepala Dinas Sosial Provinsi se-wilayah II, Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin dan Kepala Dinas Sosial Kabupaten/ Kota se-wilayah II, serta tim dari pusat.

“Saya yakin, orang super kaya di dunia ini, semua bekerja dengan cinta. Dengan mencintai pekerjaan, pasti Tuhan Yang Maha Kuasa memberikan kita rejeki. Itu keyakinan saya, semoga menjadi motivasi bagi bapak dan ibu sekalian,” ucapnya.

Menurut dia, salah satu tugas penting Kementerian Sosial RI adalah menekan angka kemiskinan. Sebagai pemimpin di lembaga itu, Juliari mengaku sedang memikirkan sesuatu yang lebih kreatif supaya tugas besar mengatasi kemiskinan dapat berkesinambungan dan semakin banyak keluarga miskin yang sejahtera.

BACA JUGA:   Ekonomi Dunia Melambat, Pengentasan Kemiskinan Makin Berat

“Yang paling penting, kita harus berani ke luar dari rutinitas. Jangan hanya masuk kantor, pulang, lalu masuk kantor, pulang. Saya sebagai Menteri, juga Dirjen, para Kepala Dinas, kita harus pegang setir, kita nakhoda. Kendaraan ini mau dibawa ke mana, tergantung kita. Kalau Presiden, Menteri, Dirjen, Kepala Daerah, Kepala Dinas, hanya memikirkan diri sendiri, hanya memikirkan uang, hanya memikirkan jabatan, pastinya negara ini kacau. Jadi, harus ke luar dari rutinitas, harus lebih inovatif,” tandasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh Direktorat Penanganan Fakir Miskin Wilayah II Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI. Tujuannya, untuk mendapatkan informasi tentang permasalahan yang mengganjal dalam penyaluran bantuan sosial selama ini.

Selain itu, kegiatan evaluasi ini juga dilaksanakan untuk mendapatkan solusi terhadap berbagai permasalahan, terutama terkait penyajian data fakir miskin. Sebab selama ini, data masih berbeda – beda untuk setiap program.

Selanjutnya dalam kegiatan evaluasi ini, juga diharapkan dapat memperoleh kesepakatan tentang mekanisme untuk mempercepat penyampaian bantuan sosial setiap bulannya kepada para penerima. (KI4)

Check Also

DPRD Bali Tetapkan Tiga Perda

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Tiga dari empat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan oleh Gubernur Bali …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *