Home / Ekonomi / Mengenal Plus Minus Investasi Jangka Panjang dan Pendek
Ilustrasi Investasi (Ist)

Mengenal Plus Minus Investasi Jangka Panjang dan Pendek

Flores Timur (KitaIndonesia.Com) -Banyak manfaat dari investasi, selain untuk berjaga-jaga dengan kondisi masa depan yang serba tidak pasti, investasi juga sebagai harapan bagi setiap orang untuk memiliki kebebasan finansial. Tentunya setiap orang ingin berinvestasi secara aman disamping memberikan sejumlah keuntungan yang dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan di masa depan.

Apalagi di masa pandemi, dimana kondisi keuangan banyak orang sedang diharuskan untuk selalu berhemat atau berhati-hati mengeluarkan budget. Apalagi belakangan banyak sekali kasus investasi bodong yang akhirnya diketahui masyarakat karena ada laporan polisi.

Adinda Atika, VP Business Development menyarankan untuk setiap calon investor haruslah mempertimbangkan dulu faktor keamanan sebelum memulai investasi. Sebelumnya tidak ada salahnya untuk mengetahui seluk beluk tentang investasi.

“Investasi adalah upaya menanamkan modal atau dana dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan, ada jenis investasi jangka panjang dan ada juga investasi jangka pendek,” ujar Adinda dalam Webinar Literasi Digital wilayah Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, Rabu 22 September 2021.

Lebih lanjut dikatakannya bahwa investasi jangka pendek adalah investasi yang keuntungannya diharapkan dapat terwujud setidaknya dalam kurun waktu 1 sampai 3 tahun. Sedangkan investasi jangka panjang adalah investasi yang pengembaliannya bisa didapatkan dalam kurun waktu di atas 3 tahun jangka waktu investasi ini biasanya juga terkait dengan jumlah return.

Ada plus dan minus dari keuntungan investasi jangka pendek dan panjang. Seperti jika nvestasi jangka pendek maka pengembalian dana dan pemerolehan keuntungan bisa cepat dan bisa menjadi passive income. Sedangkan investasi jangka panjang memiliki masa depan terjamin dari keuntungan pasif yang anda dapatkan.

Investasi jangka Panjang juga nilai investasi dapat meningkat setiap tahunnya dan menghindarkan anda dari pengaruh inflasi serta tidak perlu memantau pergerakan saham setiap waktu.

“Jenis produk investasi jangka pendek ada reksadana, surat utang negara, deposito dan peer to peer. Sementara jika jangka panjang ada obligasi, property, saham, forex, kripto, emas,  reksadana dan unit link.”

Nah ada ciri-ciri platform investasi yang aman yaitu terdapat izin dari otoritas jasa keuangan OJK dan badan pengawas perdagangan berjangka komoditi Bappebti. Sistem keamanan yang berlapis, transparansi proses dan risiko serta keuntungan yang wajar.

Untuk pilihan investasi saat covid 19, kita dapat memberi instrumen investasi dengan risiko paling rendah atau konservatif. Instrumen dengan keuntungan minimum namun kerugian yang kecil.

Selain Adinda juga hadir para pembicara lainnya yaitu Anggie Setia Ariningsih, CEO Fintech P2P Lending, Yosef Lawe Oyan, Founder Kopi Leworook dan Vizza Dara sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital merupakan rangkaian panjang kegiatan webinar di seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menargetkan 10 juta orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Literasi Digital di 34 provinsi dan 514 kabupaten dengan 4 pilar utama. Di antaranya Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital. (KI7)

Check Also

UMKM Harus Kreatif di Ruang Digital untuk Bertahan di Masa Pandemi

Lombok Timur (KitaIndonesia.Com) – Hampir semua bidang kehidupan terdampak akibat pandemi yang sudah berlangsung selama …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *