Home / Gaya Hidup / Mau Nikmati Olahan Ayam dengan Bumbu Premium? Yuk, Kunjungi “Bakaran Bang Jago”
Axl Mattew Situmorang. (istimewa)

Mau Nikmati Olahan Ayam dengan Bumbu Premium? Yuk, Kunjungi “Bakaran Bang Jago”

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Pandemi Covid-19 telah membuat sektor usaha sesak napas. Bahkan banyak di antaranya yang gulung tikar.

Meski begitu, ternyata masih ada juga pengusaha yang tidak mau menyerah dengan keadaan. Pandemi Covid-19 justru membuka mata mereka untuk menciptakan peluang usaha lain, yang justru lebih menjanjikan.

Setidaknya hal ini pula yang dilakukan pengusaha muda, Axl Mattew Situmorang. Putra dari advokat kondang Togar Situmorang, SH, MH, MAP, CLA, ini tak mau kalah dengan kejamnya wabah corona.

Menjadi hal yang wajar, bahwa perjalanan dunia bisnis tidak melulu berlangsung mulus. Ada kalanya bosan, merasa lelah, atau justru berada pada titik paling rendah, seolah-olah bisnis gagal dan akan bangkrut. Motivasi bisnis pada akhirnya penting, untuk menjaga ‘api semangat’ tetap menyala-nyala, apalagi ‘darah muda’ memang sedang deras-derasnya mengalir pada diri,” kata Axl Mattew Situmorang, dalam sebuah perbincangan dengan kitaindonesia.com.

Bagi Axl Mattew Situmorang, dengan usianya yang masih muda, tentu ada banyak kesempatan untuk belajar. Termasuk dalam situasi sulit sekalipun. Ia pun mendorong generasi muda lainnya, untuk melakukan hal serupa.

“Ingatlah, Anda masih muda. Masih ada banyak waktu dan kesempatan untuk belajar, mencoba hal-hal baru, dan memperbaiki diri. Jadi, jangan berhenti. Tetaplah menciptakan bisnis yang baik, sekaligus mencari jalan ke luar yang ‘aman’ bagi semua masalah. Toh selagi masih ada tenaga dan semangat yang menyala-nyala, bukankah lebih baik berusaha ketimbang diam dan menyerah pada keadaan?” ucapnya.

Axl Mattew Situmorang sendiri, di tengah badai virus corona, mencoba usaha baru berupa rumah makan “Bakaran Bang Jago”.

“Alasan saya membuka tempat makan ini, karena saya melihat kondisi negara yang sedang dilanda pandemi Covid-19, di mana banyak pengusaha yang mengalami kesulitan berupa penurunan omset, bahkan gulung tikar,” kata Axl Mattew Situmorang, saat ditanya alasannya membuka tempat usaha makan.

Menurut dia, dari berbagai sektor usaha yang ada, kuliner masih tetap menjanjikan di tengah pandemi ini. Sebab usaha kuliner atau masakan menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Minat masyarakat untuk berkunjung atau sekadar ingin mencoba makanan, masih tergolong tinggi.

Axl Mattew Situmorang optimistis, “Bakaran Bang Jago” ini akan banyak diminati masyarakat. Apalagi, tempat makan ini berlokasi di Jalan Sunset Road Nomor C, di seberang hotel Ramada Sunset Road. Lokasi yang cukup strategis. Bukan itu saja, menu yang disajikan pun dijamin spesial.

“Kami memiliki ciri khas dibandingkan tempat olahan ayam lainnya. Sebab saya mengolah ayam dan bumbunya sendiri dengan kreasi saya, yang tentunya enak karena menggunakan bahan-bahan premium dengan kualitas yang baik. Selain itu, lokasi tempat makan saya ini terletak di kawasan Sunset Road-Kuta yang merupakan kawasan pariwisata dan strategis,” papar Axl Mattew Situmorang.

Lalu, seperti apa menu yang disediakan “Bakaran Bang Jago”? “Ada ayam goreng, ayam bakar, hati ampela goreng, kulit ayam goreng, sosis goreng, sosis bakar, pepes ikan, bakso goreng, bakso bakar dan berbagai jenis minuman segar. Para peminat ayam bisa menikmati hidangan kami pada hari Senin sampai Sabtu dari Pukul 18.00-24.00 Wita,” ulasnya.

Sebelum membuka “Bakaran Bang Jago”, Axl Mattew Situmorang sudah mendirikan perusahaan yang bernama PT. Alfah Bali Sejahtera (ABS). ABS yang berkecimpung dalam bidang supplier olahan daging ayam dan telur.

“Sehingga saya berpikir, kenapa tidak saya langsung olah sendiri menjadi makanan yang siap saji untuk pembeli atau penikmat kuliner dan bisa dipesan via Grab-Food?” ujar pria berdarah Batak ini.

Axl Mattew Situmorang memilih berkecimpung di dunia usaha, karena memang memiliki jiwa entrepreneur. Ia beralasan, pertama, dengan jiwa entrepreneur bisa menggali potensi dan daya kreatif otak dan bisa dituangkan dalam suatu ide di dunia usaha.

Kedua, Axl Mattew Situmorang merupakan pribadi yang bebas. Ia tidak mau terikat dengan orang lain.

“Jadi saya bisa menjalani aktivitas saya dengan enjoy dan bisa menikmati hidup, tidak mau di bawah nama besar ayah saya sebagai pengacara kondang yang selalu mendampingin klien-klien artis nasional dan eks Wagub Bali Sudikerta, serta perusahaan swasta besar,” ucapnya.

Axl Mattew Situmorang pun berharap, pemerintah bisa memberikan perhatian khusus kepada pengusaha. Sebab, di tengah situasi pandemi saat ini, pemerintah justru mengeluarkan aturan yang memberikan efek kurang bagus untuk para pengusaha, khususnya di Bali.

“Bali ini destinasi wisata dunia yang sangat bergantung pada pariwisata. Dengan demikian, saya mengharapkan pemerintah lebih bijak dalam mengeluarkan suatu aturan atau regulasi. Di satu sisi pemerintah harus tetap memperhatikan kesehatan warga, namun di sisi lain juga tidak boleh tutup mata terkait usaha atau mata pencaharian masyarakat,” pungkas Axl Mattew Situmorang, yang juga Ketua DPD Forum Batak Intelektual Provinsi Bali. (KI-05)

Check Also

Rayakan Valentine Romantis dengan Pemandangan Bintang

Kuta (KitaIndonesia.Com) – Bingung dengan surprise atau hadiah spesial bagi pasangan terkasih Anda di malam …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *