Home / Olahraga / Mau Gowes Bareng Luna Maya? Ini 10 Tips Bersepeda Jarak Jauh Ala Togar Situmorang
Advokat senior Togar Situmorang dan Selebriti Luna Maya. (istimewa)

Mau Gowes Bareng Luna Maya? Ini 10 Tips Bersepeda Jarak Jauh Ala Togar Situmorang

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Selebriti Luna Maya ternyata memiliki hobi bersepeda. Baru-baru ini, ia dikabarkan sedang sakit. Tidak banyak yang tahu, sakit apa yang diderita mantan kekasih Ariel Noah itu.

Tak mau publik penasaran, Luna Maya pun angkat bicara. Ia bercerita, bahwa dirinya mengalami kecelakaan. Artis cantik ini jatuh saat bersepeda, sehingga mengalami sejumlah luka di bagian pelipis hingga mendapat lima jahitan di tangan.

Menurut Luna Maya, dirinya sempat mengurungkan niat untuk bersepeda dengan teman-temannya di Bali. Maklum, saat itu ia sedang cedera kaki.

Namun, ia kemudian tetap bersepeda dengan teman-temannya. Ketika melewati sawah, Luna Maya mencoba stretching di atas sepeda dengan melepas kedua tangannya.

Meski saat itu angin di Bali sedang kencang, Luna Maya masih sempat mengabadikan momen tersebut. Namun apes, tak sampai memegang stang sepeda, Luna Maya justru oleng dan langsung jatuh.

Pengalaman Luna Maya ini, mendapat perhatian dari advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP. Maklum, pengacara yang terkenal dengan julukan Panglima Hukum ini ternyata sejak kecil sudah gemar bersepeda jarak jauh.

Bahkan walau umurnya sudah tidak muda lagi, advokat yang beberapa waktu lalu viral karena membantu penyanyi dangdut Clara Gopa personel Duo Semangka, ini tetap mengutamakan kesehatan dengan rutin berolahraga bersepeda.

Togar Situmorang pun mengajak para selebriti tanah air, untuk terus peduli akan kesehatan masing-masing. Apalagi dalam kondisi pandemi Covid-19, harus pintar-pintar untuk merawat diri dan menjaga kesehatan.

“Salah satunya adalah dengan bersepeda. Selain untuk sehat, kita bersepeda juga untuk menjalankan hobi. Salam Sehat,” kata Founder dan CEO Law Firm Togar Situmorang yang beralamat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A Renon; Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22, Denpasar; Jalan Malboro Teuku Umar Barat Nomor 10, Denpasar; Gedung Piccadilly Room 1003-1004, Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Jakarta Selatan; serta Lantai Dasar Blok A Nomor 12 Srengseng Junction, Jalan  Srengseng Raya Nomor 69 RT/RW 05/06, Jakarta Barat, ini.

Togar Situmorang yang super sibuk membantu para klien yang berkasus ini pun tak lupa membagikan 10 tips bersepeda jarak jauh. Seperti apa tips ala Togar Situmorang?

Pertama, latihan teratur. Bersepeda jarak jauh akan menjadi lebih sulit dilakukan tanpa adanya latihan rutin lebih dulu, karena tenaga akan lebih cepat habis dan tubuh menjadi lebih gampang capek. Jadi untuk melatih pernapasan serta otot supaya tidak kaget ketika mengayuh dalam perjalanan jauh, perlu latihan teratur.

Kedua, istirahat cukup. Sebelum bersepeda jarak jauh, pastikan untuk latihan teratur tapi tidak secara berlebihan karena Anda pun tetap membutuhkan istirahat yang cukup.

Ketiga, pengaturan posisi gir sepeda. Posisi gir sepeda menjadi bagian penting dalam setiap performa pesepeda, terutama ketika berencana untuk bersepeda jarak jauh. Posisi gir bisa diatur dengan mengupayakan supaya posisinya sesuai dengan kekuatan penggun. Cara ini menjadi salah satu tips untuk membantu pengaturan ritme tenaga.

Keempat, mengonsumsi makanan serat tinggi. Salah satu tips dalam bersepeda terutama jarak jauh lainnya adalah mengonsumsi makanan serat tinggi. Sebelum melakukan perjalanan yang menguras tenaga, ada baiknya di malam hari, bisa mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi, seperti misalnya buah-buahan yang tak hanya berserat tinggi tapi juga mengandung mineral.

Kelima, mengayuh secara tetap dan stabil. Kegiatan bersepeda jarak jauh sebenarnya memerlukan ketahanan fisik yang baik atau disebut dengan endurance. Putaran kayuhan kaki yang sebaiknya dijaga adalah 70 persen dari detak jantung paling optimal dari tubuh.

Keenam, mengontrol diri sendiri. Dalam bersepeda, penting untuk tahu kemampuan diri sendiri dan terlalu bersemangat di awal biasanya hanya akan membuat fisik jauh lebih cepat lelah bahkan saat masih setengah jalan. Kayuhan awal yang terlalu cepat sama dengan penggunaan energi terlalu banyak dan itu artinya energi terbatas yang berasal dari simpanan glikogen terpakai lebih dulu.

Ketujuh, beristirahat saat jeda jangan lama-lama. Ada waktu untuk istirahat bagi para pesepeda, namun jangan terlalu lama dalam menggunakan waktu tersebut karena tujuan dari istirahat di check point adalah untuk mengembalikan kebugaran bukan mendinginkan kembali otot yang telah ‘panas’. Istirahat dengan mengayuh sepeda lebih pelan atau santai dalam beberapa waktu juga merupakan hal yang baik.

Kedelapan, cukup minum. Kunci dari bersepeda jarak jauh agar kuat adalah cukup minum karena dehidrasi akan mengakibatkan darah mengental sehingga kegiatan mengayuh pun menjadi lebih berat.

Kesembilan, mengemil. Sebagai penyedia energi bagi tubuh yang hendak bersepeda jarak jauh, makan adalah suatu hal yang penting.

Kesepuluh, mengganti posisi duduk. Duduk dengan posisi yang sama terus-menerus merupakan hal yang akan membuat tubuh cepat lelah dan tidak betah ketika bersepeda jarak jauh. Otot yang digerakkan otomatis akan cepat lelah. Jadi, cobalah untuk mengubah posisi sewaktu bersepeda dalam satu jam beberapa kali. (KI-01)

Check Also

Ini Alasan Pemerintah Tetapkan Atlet Sebagai Kelompok Prioritas Penerima Vaksin

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Vaksinasi tahap kedua juga memprioritaskan atlet sebagai sasaran penerima vaksin COVID-19. Pada …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *