Home / Hukum / Mantan Bupati Mabar Divonis 7 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar
Terdakwa Agustinus Ch Dulla saat mengikuti sidang secara virtual. (istimewa)

Mantan Bupati Mabar Divonis 7 Tahun Penjara dan Denda Rp1 Miliar

Kupang (KitaIndonesia.Com) – Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang menjatuhkan vonis 7 tahun penjara untuk Agustinus Ch Dulla, salah satu Terdakwa dalam kasus tindak pidana korupsi pengalihan aset tanah Pemkab Manggarai Barat (Mabar) yang terletak di Toro Lemma Batu Kallo/ Keranga, Labuan Bajo.

Selain penjara 7 tahun, mantan bupati Mabar dua periode itu juga didenda Rp1 miliar subsider 3 bulan penjara.

Vonis tersebut dibacakan dalam sidang putusan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Wari Juniati, SH, MH, didampingi Hakim Anggota Teddy Windiartono, SH, MH, dan Ibnu Kholik, SH, MH, di Gedung Pengadilan Tipikor Kupang, Rabu 30 Juni 2021.

Dalam amar putusannya, Majelis Hakim menilai Terdakwa terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah sebagaimana dakwaan primer Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 2 ayat 1 UU Nomor 31 Tahun 1999 junto UU Nomor 20 Tahun 2001, junto Pasal 55 ayat (1) ke (1) KUHP junto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

“Menghukum Terdakwa dengan pidana penjara 7 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar subsider pidana kurungan 3 bulan. Terdakwa tetap ditahan,” kata Majelis Hakim saat membacakan putusan.

Sidang ini dihadiri JPU Herry Franklin, SH, MH, Emerensiana MFnJehamat, SH, Hendrik S Tiip, SH, dan Hero Ardi Saputro, SH. Adapun Terdakwa Agustinus Ch Dulla mengikuti sidang secara virtual.

Vonis untuk Terdakwa Agustinus Ch Dulla ini jauh lebih ringan dari tuntutan JPU. Sebelumnya dalam sidang yang digelar Senin 21 Juni 2021 lalu, JPU menuntut Terdakwa dengan tuntutan 15 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider kurungan pidana 6 bulan.

Menurut JPU, Agustinus Ch Dulla dalam kapasitasnya sebagai Bupati Mabar bersalah karena membiarkan tanah seluas 30 hektar di Keranga itu diklaim oleh sejumlah pihak, lalu menjualnya. Padahal lahan itu adalah milik Pemkab Mabar. (KI-01)

Check Also

Kriminalisasi Petani Kopsa-M, SETARA Institute: Ujian Lanjutan Visi Presisi Polri

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Wakil Ketua SETARA Institute Bonar Tigor Naipospos, mengatakan, visi Presisi Polri tengah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *