Home / Nusantara / Lurah Wae Kelambu Bersama Warga Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Penyemprotan disinfektan di rumah-rumah penduduk di Dusun Sernaru, Kelurahan Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Manggarai Barat. (kitaindonesia.com/itho umar)

Lurah Wae Kelambu Bersama Warga Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) saat ini memang tercatat sebagai daerah yang masih “bebas” virus corona (Covid-19). Meski belum ada laporan adanya warga setempat yang positif Covid-19, karena baru sebatas laporan tentang orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP), namun pemerintah daerah bersama warga terus melakukan antisipasi penyebaran virus corona.

Antisipasi tersebut di antaranya dengan mengikuti himbauan atau arahan pemerintah pusat untuk berada di rumah saja, bekerja dari rumah, belajar di rumah, membagikan masker, hingga melakukan penyemprotan disinfektan. Hal ini seperti dilakukan Markus Randu, Lurah Wae Kelambu, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Sabtu (4/4/2020).

Markus bersama Babinkantibmas Kelurahan Wae Kelambu Bripka Dewa Arif, Babinsa Kelurahan Wae Kelambu Sersan Mayor Dethan Anderias Eleuma, serta sejumlah pemuda yang tergabung dalam Persatuan Anak Muda Sernaru (PAMSER) Kelurahan Wae Kelambu, melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga setempat.

Penyemprotan disinfektan ini dilakukan sejak Pukul 09.00 Wita hingga Pukul 12.00 Wita, dengan menggunakan 7 alat penyemprotan. Seluruh personel yang melakukan penyemprotan, terlihat dilengkapi alat pelindung diri (APD) sederhana.

“Penyemprotan disinfektan ini merupakan kegiatan perdana, setelah terbentuknya Satuan Petugas (Satgas) Pencegahan Covid-19 Kelurahan Wae Kelambu beberapa waktu lalu,” jelas Markus, di sela-sela kegiatan tersebut.

Adapun lokasi penyemprotan disinfektan antara lain rumah-rumah penduduk, pertokoan dan rumah ibadah.

“Penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan masuknya virus corona di wilayah Wae Kelambu,” ujar Markus.

Penyemprotan disinfektan ini, kata dia, akan terus dilakukan di dua dusun lainnya, masing-masing Dusun Lancang dan Dusun Wae Kelambu. Untuk awal kali ini, penyemprotan difokuskan di Dusun Sernaru.

Pada kesempatan tersebut, Markus secara khusus menghimbau agar setiap warga yang baru datang dari luar wilayah untuk melaporkan diri kepada pemerintah setempat untuk dilakukan langkah-langkah sesuai SOP yang ada. Selain itu, mereka juga harus melakukan karantina mandiri.

“Data yang ada sekarang terdapat lebih dari 90 warga yang datang dari luar wilayah ini. Ada yang sekolah dan juga yang kerja. Saat ini mereka sedang melakukan karantina mandiri dan saya sarankan selama 14 hari tidak boleh ke luar rumah,” tegas Markus.

Sementara Bhabinkamtibmas Kelurahan Wae Kelambu Bripka Dewa Arif, menambahkan, selain upaya pencegahan dengan penyemprotan disinfektan, pihak keamanan bersama kelurahan juga melakukan patroli dan sosialisasi kepada warga.

“Kita di Kelurahan Wae Kelambu menggunakan mobil untuk sosialisasikan tentang pola hidup sehat, seperti diwajibkan di tiap rumah, toko dan kios disiapkan wadah cuci tangan. Kita juga terus lakukan patroli untuk menyampaikan imbauan dari Kapolri agar tidak berkumpul,” jelas Dewa.

Ia berharap, masyarakat di Kelurahan Wae Kelambu agar patuh dan mengikuti imbauan-imbauan yang disampaikan pemerintah serta pihak keamanan.

“Kita harapkan masyarakat bisa ikut semuanya. Hal ini kami lakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Manggarai Barat,” pungkas Dewa. (KI21)

Check Also

Ajak Masyarakat Vaksin dan Jaga Imun, Togar Situmorang: Jangan Remehkan Virus Corona!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Hampir dua tahun dunia dirundung bencana wabah virus corona. Virus yang berasal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *