Home / Hukum / Lagi, Kejati NTT Sita Aset Tersangka Kasus Pengalihan Lahan Pemkab Mabar
Salah satu aset milik MASN, istri tersangka FN, yang disita penyidik Tipikor Kejati NTT. (kitaindonesia/itho umar)

Lagi, Kejati NTT Sita Aset Tersangka Kasus Pengalihan Lahan Pemkab Mabar

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Penyidik Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT terus menelusuri kasus pengalihan aset Pemkab Manggarai Barat (Mabar) seluas 30 hektare yang terletak di Keranga/ Toro Lemma Batu Kalo, Labuan Bajo.

Setelah menetapkan belasan tersangka, penyidik terus memburu aset para tersangka. Penyidik menyita aset-aset yang diduga kuat diperoleh para tersangka dari hasil penjualan tanah milik pemerintah daerah tersebut.

Bahkan Rabu (3/2/2021), penyidik menyita tujuh (7) aset berupa tanah dan bangunan milik FN, salah satu tersangka dalam kasus ini. FN merupakan WNA yang berdomisili di Labuan Bajo.

Aset-aset FN yang disita tersebut menyebar di beberapa lokasi. Rinciannya, empat bidang tanah di Desa Batu Cermin, dua bidang tanah di Desa Golo Bilas, dan satu tanah bangunan ruko/ hotel lantai II, di Jalan Soekarno Hatta, Labuan Bajo. Semua aset yang disita ini telah berstatus sertipikat hak milik (SHM) atas nama MASN, WNI yang merupakan istri FN.

Dalam penyitaan ini, tim Penyidik Tipikor Kejati NTT didampingi Penyidik Kejari Mabar, petugas dari BPN, MASN dan Kepala Desa/ Lurah di masing-masing lokasi aset. Di setiap tanah/ bangunan yang disita, penyidik memasang spanduk bertuliskan “TANAH INI TELAH DISITA”. Selain itu, dalam setiap spanduk tersebut juga dituliskan dasar penyitaan yang dilakukan oleh Kejati NTT.

Kepala Desa Golo Bilas, Paulus Nurung, yang dikonfirmasi usai mendampingi tim penyidik, membenarkan bahwa Kejati NTT telah menyita dua bidang tanah di Lingko Golo Terapang, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo. Kedua bidang tanah tersebut merupakan tanah dengan SHM atas nama MASN.

“Tim Penyidik Tipikor Kejati NTT telah sita dua tanah Lingko Golo Terapang. Kami sebagai pemerintah desa ikut dalam kegiatan tersebut, supaya mengetahui persis lokasi tanah yang disita,” papar Paulus Nurung.

Ini bukan kali pertama tim penyidik Tipikor Kejati NTT menyita aset milik para tersangka kasus pengalihan tanah milik Pemkab Mabar ini. Sebelumnya, penyidik telah menyita aset berupa tanah dan bangunan hotel milik tersangka VS. (KI-05)

Check Also

Law Firm Togar Situmorang Kembali Menangkan Perkara, Pengadilan Eksekusi Villa di Batu Layar

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Kerja keras Law Firm Togar Situmorang kembali berbuah manis. Kantor hukum yang …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *