Home / Politik / Lagi, Anggota Dewan Nyaris Terlibat Baku Hantam

Lagi, Anggota Dewan Nyaris Terlibat Baku Hantam

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Dua anggota DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Oka Antara dan Nyoman Purwa Ngurah Arsana, nyaris terlibat baku hantam di Gedung DPRD Provinsi Bali, Renon, Denpasar, Rabu (30/10/2019). Keduanya adalah sesama politisi PDIP dari Dapil Karangasem.

Peristiwa yang konon dipicu karena ketersinggungan ini terjadi sesaat jelang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Bali. Beruntung, keduanya berhasil dilerai para anggota Dewan lainnya.

Ketegangan keduanya terjadi di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Bali. Saat itu, Gubernur Bali Wayan Koster bersama Ketua DPRD Bali Nyoman Adi Wiryatama dan unsur Pimpinan Dewan serta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), masih berada di Ruang Transit.

Di dalam ruangan sidang, belum semua anggota DPRD Bali hadir, karena baru saja usai rapat pembahasan masalah hibah yang juga memanas di Ruangan Rapat Gabungan Lantai III Gedung DPRD Bali. Tetapi undangan seperti beberapa pimpinan OPD, Bawaslu Bali, KPU Bali, dan tenaga ahli, sudah hadir dalam ruangan sidang.

Saat kejadian, Purwa Arsana dan Oka Antara terlihat duduk bersebelahan. Sembari menunggu Gubernur dan Pimpinan Dewan masuk ruangan sidang, keduanya sempat terlibat obrolan. Namun tiba-tiba Oka Antara mengambil gelas berisi air, lalu mengibas-ngibaskannya ke arah Purwa Arsana. Air yang disediakan untuk anggota Dewan itu pun tumpah di meja dan sebagian mengenai Purwa Arsana.

Aksi ini memicu kedua wakil rakyat ini nyaris terlibat adu jotos. Bahkan anggota Fraksi PDIP DPRD Bali, Ni Luh Kadek Yustiawati, sempat berteriak histeris. Kebetulan posisi duduknya bersebelahan dengan kedua anggota Dewan yang nyaris berantem.

Baku hantam gagal terjadi, setelah dengan sigap anggota Fraksi PDIP DPRD Bali AA Ngurah Adi Ardhana, memegang Oka Antara. Sedangkan anggota Fraksi PDIP DPRD Bali lainnya, I Wayan Kariartha, langsung merapat dan memastikan tidak terjadi masalah lebih serius.

Beberapa saat kemudian, anggota Fraksi PDIP DPRD Bali Tjokorda Gde Agung, menenangkan Purwa Arsana. Karena dilerai rekan-rekan sesama Fraksi PDIP, Oka Antara dan Purwa Arsana tidak sampai terlibat baku hantam.

Konon, keduanya terlibat ketegangan karena saling ejek. Hal ini bahkan tak ditepis keduanya.

Oka Antara naik darah ketika Purwa Arsana sempat bilang Oka Antara terlalu banyak bicara soal dana hibah/bansos di rapat gabungan, sehingga Gubernur Koster sampai menelepon dan menanyakan molornya rapat paripurna.

Baik Oka Antara maupun Purwa Arsana, sudah bertemu Gubernur Koster selaku Ketua DPD PDIP Bali. Masalah ini pun selesai.

Ini bukan kali pertama anggota Fraksi PDIP terlibat keributan di Renon. Sebelumnya, sekitar lima bulan lalu, Kadek Diana yang menjadi ketua Fraksi PDIP DPRD Bali periode 2014-2019 sempat dijotos anggota Fraksi PDIP DPRD Bali I Dewa Nyoman Rai.

Usai kejadian, keduanya bahkan saling lapor ke Polda Bali. Namun masalah itu berakhir damai, lagi-lagi didamaikan oleh Gubernur Koster. (KI4)

Check Also

Dugaan Politik Uang, AMMPD dan BASMI Desak Bawaslu Lampung Bersikap Tegas

Lampung (KitaIndonesia.Com) – Aliansi Mahasiswa Masyarakat Pemantau Demokrasi (AMMPD) Lampung bersama Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *