Home / Politik / KPU Manggarai Barat Terima 83 Tanggapan Masyarakat
Komisioner KPU Manggarai Barat, Krispianus Bheda Somerpes. (kitaindonesia.com/itho umar)

KPU Manggarai Barat Terima 83 Tanggapan Masyarakat

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, telah menerima pendaftaran empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Manggarai Barat, 4-6 September 2020 lalu.

Sesuai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 5 Tahun 2020 Tentang Jadwal, Program dan Tahapan Pemilihan 2020, KPU Manggarai Barat juga telah memberikan waktu kepada masyarakat untuk memberikan tanggapan, pada tanggal 7 – 8 September 2020. Tanggapan dimaksud merujuk pengumuman KPU Manggarai Barat Nomor 274.a/ PL.02.2-Pu/ 535/ KPU-Kab/ IX/ 2020 Tentang Masukan dan Tanggapan Masyarakat atas Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Manggarai Barat Tahun 2020.

Hingga hari terakhir, KPU Manggarai Barat menerima sebanyak 83 tanggapan dan masukan dari masyarakat, terhadap kelengkapan dokumen bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati yang diumumkan oleh KPU Manggarai Barat.

“Jumlahnya ada 83 tanggapan dan masukan masyarakat,” kata Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Manggarai Barat Krispianus Bheda Somerpes, dalam keterangan resmi KPU Manggarai Barat, di Labuan Bajo, Rabu (9/9/2020).

Dijelaskan, sebanyak 83 masukan dan tanggapan masyarakat tersebut berasal dari orang pribadi, LSM, dan lembaga atau komunitas gerakan masyarakat.

“Substansi masukan dan tanggapan beragam. Ada yang menyoal keabsahan dokumen bakal calon tertentu, ada yang menyoal catatan hukum bakal calon tertentu, ada pula yang memberi masukan dan tanggapan yang substansinya mendukung bakal calon tertentu,” papar Kris Somerpes.

Ia merinci lebih lanjut, hingga batas waktu yang ditentukan, terdapat satu orang pribadi yang memberikan masukan terkait keabsahan dokumen NPWP, SPT Pajak, Surat Keterangan Tidak Memiliki Utang, serta ijazah Sarjana salah satu bakal calon.

Ada juga satu orang pribadi memberi masukan terkait keabsahan dokumen terhadap dua bakal calon, baik perihal SKCK maupun Surat Keterangan Pajak.

Selanjutnya, demikian Kris Somerpes, terdapat satu orang pribadi memberikan masukan terkait keabsahan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari salah satu bakal calon.

Terdapat 15 elemen yang terdiri atas 13 orang pribadi, satu LSM dan satu lembaga gerakan masyarakat memberikan masukan dan catatan-catatan hukum terkait persoalan hukum dan tindakan pidana terhadap salah satu bakal calon,” urai Kris Somerpes.

“Ada juga sebanyak 65 elemen yang terdiri atas satu lembaga dan sebanyak 64 orang pribadi memberi tanggapan atau masukan serta catatan hukum yang mendukung sekaligus memberi kepastian bahwa salah satu bakal calon sudah memenuhi syarat calon,” imbuhnya.

Kris Somerpes menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan masukan dan tanggapannya. Masukan dan tanggapan tersebut merupakan bagian penting dalam proses verifikasi administratif syarat calon.

“Tujuannya adalah untuk memastikan kualitas administratif dalam proses rekruitmen calon yang sementara ini sedang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat. Selain itu, secara tidak langsung memberi catatan kritis kepada Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Manggarai Barat agar dalam pelaksanaan tahapan verifikasi syarat calon ini dapat berproses selain cermat dan teliti secara teknis, juga profesional, mandiri dan jujur secara substansial,” pungkasnya. (KI-21)

Check Also

Maju Mundur Jadwal Pemilu, Sekjend PKP Usulkan Rembuk Nasional

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Sekretaris Jenderal (Sekjend) Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Said …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *