Home / Politik / KPU Bali Rancang Green Election
Ketua KPU Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan bersama Ketua SMSI Bali Emanuel Dewata Oja. (istimewa)

KPU Bali Rancang Green Election

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali saat ini tengah menginisiasi pola kegiatan dari konvensional menjadi berbasis digital. KPU juga mencetus “Green Election” atau Pemilu dengan mempertahankan lingkungan.

Hal ini disampaikan Ketua KPU Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan, saat menerima audiensi pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Bali, di Denpasar, Senin (27/7/2020).

Menurut dia, KPU merancang sosialisasi dan kegiatan kampanye kandidat menggunakan platform digital. Hal tersebut diyakini bisa dilaksanakan, mengingat Bali memiliki payung hukum terkait sampah plastik sekali pakai.

“Kita siapkan kegiatan sosialisasi kandidat dan kampanye menggunakan platform digital. Apalagi Bali sudah memiliki payung hukum yang mengatur timbulan sampah plastik sekali pakai,” jelasnya.

Agung Lidartawan menambahkan, sebelum menggelar tahapan Pilkada Kabupaten/ Kota di Bali, pihaknya akan melakukan diskusi dengan mengundang pimpinan media di Bali.

“Kami sudah rancang konsep ‘green election’, dalam waktu dekat akan diresmikan,” ujar mantan Ketua KPU Kabupaten Bangli ini.

Sementara itu Ketua SMSI Provinsi Bali Emanuel Dewata Oja, pada kesempatan tersebut menyatakan dukungan terhadap Pilkada Serentak 2020 di Bali yang dilaksanakan dengan protokol kesehatan. Edo, sapaan Emanuel Dewata Oja, berpandangan bahwa kesehatan masyarakat sangat penting untuk diperhatikan.

SMSI, lanjut Edo, juga mendukung pola komunikasi kandidat maupun kegiatan KPU dilakukan secara online. Adapun sosialisasi resmi, pihaknya mendorong agar dilakukan melalui media mainstream online, bukan media sosial.

“Kalau melalui media resmi, pembelaannya jelas karena media dipayungi oleh UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Kalau di medsos, ibarat masuk hutan belantara,” tegas Edo.

Dalam catatan SMSI Bali, media online yang berlokasi di Pulau Dewata saat ini ada 530 portal. Di bawah SMSI, kata Edo, ada 25 media online yang memenuhi persyaratan regulasi Dewan Pers. SMSI sendiri merupakan salah satu organisasi yang menjadi konstituen dewan pers. (KI-01)

Check Also

Silaturahmi Polda Bali Usai Pilkada Tabanan, Cabup Panji Astika Komit Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Tabanan (KitaIndonesia.Com) – Polda Bali menggelar silaturahmi dengan Calon Bupati (Cabup) Tabanan Anak Agung Ngurah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *