Home / Hukum / Klien Kena Sanksi Adat Kasepekang, Togar Situmorang Minta Perlindungan Hukum ke Polda Bali
Advokat Togar Situmorang. (istimewa)

Klien Kena Sanksi Adat Kasepekang, Togar Situmorang Minta Perlindungan Hukum ke Polda Bali

KitaIndonesia.Com – Hukum dan masyarakat merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan.

Cicero menyebutkan bahwa ‘di mana ada masyarakat, di sana ada hukum’. Adapun Apeldoorn menyatakan bahwa ‘hukum ada di seluruh dunia di mana ada masyarakat manusia’.

Kedua pendapat tersebut berlandaskan kepada tujuan hukum, yang mengatur kehidupan bermasyarakat demi mencapai ketertiban hukum.

Tanpa ada hukum, maka tidak akan tercapai kehidupan masyarakat yang tertib.

Hal ini sebagaimana dilontarkan advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP, CMed, CLA, di Denpasar, Kamis 17 Februari 2022. Ia menyampaikan hal tersebut, menyusul masalah hukum yang dihadapi kliennya, berinisial INM.

Ia menyebut, pada Rabu 16 Februari 2022, tim hukum dari Law Firm Togar Situmorang mendampingi klien untuk membuat laporan atau pengaduan masyarakat di Polres Bangli, terkait kasus dugaan penyerobotan tanah.

Klien Law Firm Togar Situmorang merupakan warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki tanah dan merupakan ahli waris yang sah dari keturunan asli dari pewaris, yang merasa haknya dikebiri dan dizolimi oleh beberapa oknum.

“Klien kami INM merasa dizolimi, karena tanah pribadinya yang terletak di suatu daerah di Bangli diserobot dan didirikan bangunan berupa rumah,” papar Togar Situmorang.

“Yang lebih parah lagi, tanah milik pribadinya berdasarkan warisan dari leluhurnya malah disertifikatkan (SHM) menjadi tanah Desa Pakraman di Bangli,” imbuhnya.

Kandidat Doktor Ilmu Hukum Universitas Udayana itu menambahkan, kliennya sudah melakukan upaya kekeluargaan kepada pihak Desa Adat. Namun tidak ada tanggapan.

“Sampai-sampai pada saat Paruman di desa, klien kami atas nama INM juga mempertanyakan mengenai masalah ini, namun tetap tidak jawaban,” ujar Togar Situmorang.

Kliennya justru mendapatkan suatu tindakan yang tidak pantas didapat yaitu berupa sanksi adat Kasepekang.

“Hal ini membuat klien kami dan keluarga sangat terpukul,” tegas advokat kelahiran Jakarta berdarah Batak itu.

Melihat hal tersebut, Togar Situmorang selaku kuasa hukum merasa sangat kasihan akan keadaan yang dialami kliennya.

“Saudara INM justru diberikan sanksi adat yang sangat berat dimana klien kami tidak ada berbuat salah. Dia hanya menanyakan dan mempertahankan apa yang menjadi hak dirinya dan keluarga besarnya, namun diberikan sanksi Kasepekang,” tegas Togar Situmorang.

Ia melihat sanksi Kasepekang ini sangat berat karena warga desa adat tidak diperbolehkan berkomunikasi dengan INM, tidak boleh belanja di daerah Desa Adat.

Yang lebih parah lagi, INM dan keluarganya tidak diperkenankan sembahyang ke Pura di Desa Adat yang bersangkutan.

Bagi Togar Situmorang, hal ini diduga kuat merupakan pelanggaran UU Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Azasi Manusia Pasal 1 ayat 3 Tentang Diskriminasi serta Keputusan Majelis Utama Desa Pakraman (MDP) Bali Nomor 01/ Kep/ Psm-2/ MDP Bali/ X/ 2007.

“Melihat hal tersebut, kami selaku kuasa hukum sudah memohon perlindungan hukum kepada Bapak Kapolda Bali untuk klien kami ini,” ucapnya.

“Dan kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolda Bali, Irjend (Pol) Drs Putu Jayan Danu Putra, SH, MSi, karena sudah memberikan atensi dan memperhatikan klien kami, sehingga kami diundang ke Polres Bangli untuk membuat laporan terkait penyeroboran tanah,” imbuh Togar Situmorang.

Ia berharap adanya keadilan bagi INM, yang sangat terzolimi oleh para oknum desa, yang ingin menguasai tanah tanpa hak. Apalagi ada dugaan pemalsuan surat atau fakta sejarah asal usul lahan dari INM.

“Kami yakin penegakan hukum di wilayah Yurisdiksi Polda Bali di bawah Bapak Kapolda Bali, selaku Putra Bali, akan tegak setegak – tegaknya tanpa pandang bulu serta akan melindungi masyarakat yang teraniaya,” pungkas Togar Situmorang, yang memiliki kantor di Jalan Raya Gumecik Gg Melati Nomor 8, By Pass Prof IB Mantra, Ketewel; Jalan Teuku Umar Barat Nomor 10, Krobokan; Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Gd Piccadilly, Jakarta; serta Jalan Terusan Jakarta Nomor 181 Ruko Harmoni Kav 18, Antipani Bandung. (KI-01)

Check Also

Polsek Denbar Jaga Kamtibmas

Denpasar – Kita Indonesia, Sebagai upaya mencegah kejahatan jalanan diakhiri pekan khususnya dimalam Minggu adalah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *