Home / Peristiwa / Nasional / Kemenkes: PSBB Tak Batasi Seluruh Kegiatan Masyarakat
Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, Oscar Primadi. (istimewa)

Kemenkes: PSBB Tak Batasi Seluruh Kegiatan Masyarakat

Jakarta (KitaIndonesia.Com) – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI sebagai bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 menjawab kekhawatiran banyak pihak terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Kemenkes menegaskan, dalam PSBB tak sepenuhnya membatasi seluruh kegiatan masyarakat.

Menurut Sekretaris Jenderal Kemenkes RI, Oscar Primadi, hanya aktivitas tertentu saja di wilayah terduga terinfeksi Covid-19, yang akan dibatasi. Artinya, masyarakat masih dapat melaksanakan kegiatan sehari-hari, namun kegiatan tertentu dibatasi.

“Pembatasan Sosial Berskala Besar atau PSBB adalah pembatasan kegiatan tertentu penduduk di dalam suatu wilayah yang diduga ada infeksi Covid-19, guna mencegah kemungkinan penyebaran,” jelas Oscar, di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Jakarta, Minggu (5/4/2020).

Ia kemudian memaparkan jenis kegiatan masyarakat yang secara teknis diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Pedoman PSBB sebagai Percepatan Penanganan Covid-19.

“Kegiatan pembatasan meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat umum, pembatasan kegiatan sosial budaya, pembatasan moda transportasi, dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan keamanan,” urai Oscar.

Dalam hal ini, PSBB sejatinya berbeda dengan karantina wilayah (lockdown), di mana masyarakat tidak diperkenankan untuk beraktivitas di luar rumah.

“Dalam tindakan karantina, penduduk atau masyarakat di rumah, wilayah tertentu kawasan RT, RW, atau kawasan kelurahan, atau satu kabupaten, kota. Dan masyarakat yang sedang dikarantina di rumah sakit, tentu di lokasi tadi tidak boleh ke luar. Ini yang membedakannya dengan PSBB,” ujar Oscar.

Pemerintah berharap dengan pelaksanaan PSBB dapat memutus mata rantai penularan corona dari hulunya. Tentunya, pemerintah juga meminta dukungan kepada masyarakat dalam melakukan upaya pencegahan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19. (KI15)

Check Also

Rencana Bali Dibuka Bagi Wisman, Jamaruli Manihuruk: Petugas Imigrasi Selalu Siap di Lapangan

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Pemerintah berencana membuka pintu bagi kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) ke Indonesia. Sebagai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *