Home / Hukum / Kasus Dugaan Surat Palsu, Bupati Manggarai Barat Siap Penuhi Panggilan Penyidik Polda NTT
Bupati Manggarai Barat, Agustinus Ch Dula. (istimewa)

Kasus Dugaan Surat Palsu, Bupati Manggarai Barat Siap Penuhi Panggilan Penyidik Polda NTT

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula mengaku siap memenuhi panggilan pihak kepolisian untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemalsuan surat Kesatuan Adat Wa’u Pitu Gendang Pitu Tana Boleng.

Bupati Dula menegaskan hal tersebut saat dikonfirmasi kitaindonesia.com di Labuan Bajo, Kamis (5/3/2020), seputar kabar tentang adanya surat panggilan penyidik Polda NTT terkait kasus dengan Laporan Polisi Nomor LP/ B/ 352/ RES.1.9/ X/2019/ SPKT itu.

Meski siap diperiksa, namun bupati Manggarai Barat dua periode itu mengaku belum mengetahui adanya surat panggilan dari kepolisian. Saat dihubungi, Bupati Dula mengaku sedang mempersiapkan penyambutan Menteri Kehutanan (Menhut) di Bandara Komodo Labuan Bajo.

“Belum (ada surat panggilan). Mungkin ada (surat panggilan), tetapi saya sedang di Bandara (Komodo) jemput Menhut,” jawab Bupati Dula, saat ditanyakan soal kabar dirinya dipanggil untuk menghadap penyidik Polda NTT dan diperiksa di Mapolres Manggarai Barat di Labuan Bajo, pada 6 Maret 2020.

Orang nomor satu di “Bumi Komodo” itu menyebut, sepengetahuannya memang ada surat panggilan dari penyidik Polda NTT. Namun surat panggilan tersebut ditujukan kepada Camat Boleng.

“Kemarin saya diberitahu ada pemanggilan untuk Camat Boleng. Saya minta ditangguhkan, karena ada persoalan antara Camat dengan Sekretaris Camat Boleng,” papar Bupati Dula.

Ia kembali memastikan, bahwa dirinya belum mendapatkan surat panggilan dari penyidik Polda NTT untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemalsuan surat Kesatuan Adat Wa’u Pitu Gendang Pitu Tana Boleng. Kalaupun benar ada surat panggilan, maka dirinya siap memenuhi panggilan tersebut.

“Tidak ada berita panggil saya. Tetapi mungkin hari ini (Kamis, red) ada surat masuk tentang panggilan. Bila tidak ada halangan seperti sekarang ada kunjungan Menteri, maka saya akan berangkat (memenuhi panggilan penyidik, red). Saya sudah ulang-ulang dipanggil penyidik, Pak. Semuanya saya datang,” ujar Bupati Dula.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Polda NTT telah melayangkan surat panggilan kepada Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula. Dalam surat panggilan tersebut, Bupati Dula dijadwalkan akan dimintai keterangannya, Jumat (6/3/2020), di Mapolres Manggarai Barat.

Pemanggilan terhadap Bupati Dula ini dibenarkan oleh Penyidik Ditreskrimsus Polda NTT AKP Edy, SH, MH. Hanya saja, jadwal pemeriksaan tersebut akan ditunda hingga pekan depan. Alasannya, Bupati Dula memiliki agenda yang telah dijadwalkan sebelumnya.

“Pemeriksaannya ditunda, karena ada kegiatan Hari Peduli Sampah Nasional. Pemeriksaan ditunda minggu depan,” jelas Edy. (KI21/KI4)

Check Also

Kasus Tanah di Labuan Bajo, Sampurna Nggarang Apresiasi Kinerja Kejati NTT

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Sekretaris Jenderal Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Yosef Sampurna Nggarang, mengapresiasi kinerja …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *