Home / Hukum / Kasus Arisan Online, Law Firm Togar Situmorang Komit Kawal Klien Hingga Tuntas
Advokat Sabam Antonius Nainggolan, SH, dari Law Firm Togar Situmorang usai mendampingi klien dalam lanjutan sidang secara online di Kejaksaan Negeri Gianyar. (istimewa)

Kasus Arisan Online, Law Firm Togar Situmorang Komit Kawal Klien Hingga Tuntas

Gianyar (KitaIndonesia.Com) – Sidang lanjutan kasus arisan online dengan Terdakwa IM, digelar secara online di Kejaksaan Negeri Gianyar, Selasa (8/12/2020). Sidang mengagendakan keterangan saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Dari empat saksi yang dijadwalkan akan dihadirkan, satu di antaranya tidak hadir. Adapun Terdakwa IM hadir didampingi tim hukum dari Law Firm Togar Situmorang, masing-masing Sabam Antonius Nainggolan, SH, Alexander Ricardo Gracia Situmorang, SH, dan I Putu Sukayasa Nadi, SH.

“Dalam surat dakwaan Penuntut Umum, pasal yang dikenakan pada klien kami adalah Pasal 372 dan atau 378 KUHP,” kata advokat senior Togar Situmorang, SH, MH, MAP, CLA.

Advokat kelahiran Jakarta berdarah Batak itu pun menjelaskan kronologi hingga pihaknya menjadi penasehat hukum Terdakwa. Menurut dia, pada tanggal 10 Oktober 2020 lalu, IM datang ke Kantor Law Firm Togar Situmorang di Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22 Denpasar.

“IM datang untuk meminta bantuan kepada kami, karena merasa dipermainkan oleh oknum polisi di daerah Gianyar dan oknum pengacara,” jelas Togar Situmorang.

IM saat itu menuturkan, dirinya dilaporkan oleh seseorang dengan tuduhan penipuan dan penggelapan arisan online. Padahal, sudah ada upaya perdamaian antara IM dengan pelapor yang disaksikan oleh polisi. Dalam kesepakatan damai itu, disyaratkan bahwa IM menyetorkan sejumlah uang, lalu dibuatkan surat pernyataan perdamaian oleh polisi yang tak lain adalah penyidik.

“Tapi sungguh disayangkan, meskipun sudah ada perdamaian, perkara tersebut ternyata tetap dilanjutkan,” jelas Togar Situmorang. “Meski kecewa, klien kami tetap koperatif untuk selalu mengikuti agenda persidangan yang ada. Dan tentunya kami sebagai penasehat hukum Terdakwa akan tetap mengawal kasus ini sampai selesai dan akan memberikan advice terbaik,” imbuh advokat yang sering disapa “Panglima Hukum” ini.

Sementara itu advokat Sabam Antonius Nainggolan, SH, dari Law Firm Togar Situmorang menambahkan, sempat ada insiden janggal saat tim Law Firm Togar Situmorang diminta tidak hadir dalam sidang online. Namun karena sudah memiliki surat kuasa dari klien, tim hukum dari Law Firm Togar Situmorang tetap membela hak kliennya.

“Kami sebagai advokat merasa sudah menerima surat kuasa, maka tetap membela hak klien kami sampai tuntas,” tegas Sabam Antonius Nainggolan.

Ia menyebut, kasus ini sesungguhnya agak aneh dilanjutkan ke persidangan. Sebab, sudah ada surat perdamaian antara Pelapor dan Terdakwa.

“Dalam surat perdamaian itu jelas dan terang bahwa surat pernyataan tersebut dibuatkan oleh penyidik dan mengetahui adanya perdamaian atas pengaduan masyarakat terhadap klien kami. Namun proses hukum yang menimpa klien kami tetap dilanjutkan tanpa memperhatikan Pasal 12 Perkapolri Tahun Nomor 6 Tahun 2019 Tentang Penyidikan Tindak Pidana atas adanya upaya keadilan restroratif,” tegas Sabam Antonius Nainggolan.

“Sudah dibuat perdamaian namun dilanjutkan sampai di tahap persidangan, jelas itu merupakan perbuatan wanprestasi bagi pihak Pelapor. Namun karena sudah bergulir, mari kita jalani pemeriksaannya. Setelah kasus ini selesai, Terdakwa akan menuntut hak atas wanprestasi tersebut sebagaimana haknya diatur dan dilindungi undang-undang,” imbuh advokat muda yang akrab disapa “Sabam” ini.

Baik Togar Situmorang maupun Sabam berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini dengan baik sampai selesai. Pihaknya juga komit menjaga marwah advokat sekaligus mewujudkan apa yang dicari dalam hukum itu sendiri yaitu keadilan, kepastian dan kemanfaatan.

“Sikap kita jelas. Kita komit mengawal kasus ini sampai tuntas,” pungkas Togar Situmorang, Founder dan CEO Law Firm Togar Situmorang yang beralamat di Jalan Tukad Citarum Nomor 5A, Renon; Jalan Gatot Subroto Timur Nomor 22, Denpasar; Jalan Malboro Teuku Umar Barat Nomor 10, Denpasar; Jalan Kemang Selatan Raya Nomor 99, Gedung Piccadilly Room 1003-1004, Jakarta; Jalan Srengseng Raya Nomor 69 RT 05 RW 06, Lantai Dasar Blok A Nomor 12, Srengseng Junction, Jakarta Barat; serta Jalan Trans Kalimantan Nomor 3-4, Sungai Ambawang – Pontianak, Kalimantan Barat. (KI-01)

Check Also

Klien Dilaporkan ke Polres Halmahera Tengah, Togar Situmorang: Jangan Balikkan Fakta Hukum!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – PT IK melaporkan CV Mitra Usaha ke Polres Halmahera Tengah. CV Mitra …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *