Home / Politik / Kader Demokrat Daerah Ramai-Ramai Polisikan Wamendes Budi Arie
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Bali I Made Mudarta bersama jajaran usai membuat laporan di Polda Bali. (istimewa)

Kader Demokrat Daerah Ramai-Ramai Polisikan Wamendes Budi Arie

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Pengurus daerah Partai Demokrat ramai-ramai melaporkan Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes) Budi Arie Setiadi ke polisi. Pelaporan itu buntut unggahan Budi di media sosial Facebook yang dianggap menyinggung Partai Demokrat menunggangi aksi demonstrasi mahasiswa di beberapa daerah.

DPD Demokrat Jawa Barat lebih dulu melaporkan Budi Arie ke kepolisian. Ketua Bidang Hukum DPD Demokrat Jawa Barat, Leksadharma Kengsiswoyo mengatakan, pihaknya telah membawa kasus ini ke Polda Jabar.

“Kami minta perlindungan hukum karena ini sudah merusak citra dengan adanya (karikatur) tangan ditulis Demokrat itu jelas menunjuk, sebagai seorang wakil menteri seharusnya bijaksana”, kata Leksadharma, Jumat (30/7).

Leksadharma menyebut Demokrat merasa dilecehkan oleh seorang pejabat negara. Ia mengatakan unggahan Budi di media sosial membentuk opini buruk terhadap Partai Demokrat.

Polemik ini bermula ketika Budi Arie mengunggah sebuah karikatur bertuliskan “Pakai Tangan Adik-adik Mahasiswa Lagi untuk Kepentingan Syahwat Berkuasa” di Facebook pada 24 Juli.

Saat itu memang tengah ramai isu demonstrasi besar-besaran bertema “Jokowi End Game”. Dalam karikatur tersebut, tertulis juga nama “Demokrat” beserta tagar “BongkarBiangRusuh”.

Wamendes Budi Arie Setiadi memilih bungkam atas pelaporan itu. Ia enggan berkomentar sama sekali soal friksi dengan Demokrat.

“No comment” kata Budi Arie saat ditanya soal pelaporan DPD Demokrat Jabar.

Wakil Ketua DPD Demokrat Jawa Tengah Joko Haryanto juga mengatakan unggahan Budi Arie telah merugikan partai. Mereka kemudian memutuskan untuk membuat laporan mengenai hal ini ke Polda Jateng.

“Kalau kami tidak bersikap dengan melapor polisi, seolah-olah apa yang dituduhkan dan disebutkan pada karikatur Wamendes Pak Budi itu nanti sebuah kebenaran. Kader kami di Jawa Tengah jelas merasa terhina dan dirugikan”, kata Joko, Senin (2/8).

Joko berharap polisi menindaklanjuti aduan mereka. Menurut Joko, pihaknya juga telah melengkapi bukti-bukti soal perkara ini sebelum melapor ke polisi.

Joko menilai, Budi Arie telah melanggar Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) karena menyebarkan kabar bohong dan provokasi di media sosial.

Selain Jawa Barat dan Jawa Tengah, DPD Demokrat Banten dan DPD Demokrat Bali pun melaporkan Budi Arie ke Polda. Mereka menilai unggahan Ketua Relawan Jokowi, Projo itu telah melecehkan Partai Demokrat. (KI7)

Check Also

Jaga Situasi Kamtibmas, 5 Calon Perbekel Desa Bungbungan Klungkung Lakukan Deklarasi Damai

Klungkung (KitaIndonesia.Com) – Deklarasi damai dilakukan 5 calon Kepala Desa Bungbungan yang akan mengikuti Pemilihan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *