Home / Nusantara / Jagabaya Dulang Mangap Bersama BRI Bagikan APD dan Sembako untuk Sulinggih dan Pecalang
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh Pimpinan Wilayah BRI Bali Ida Bagus Ketut Subagia kepada Pengurus Jagabaya Dulang Mangap Buleleng disaksikan DPP Jagabaya Dulang Mangap Gede Pasek Suardika, di Pura Asem Kembar, Buleleng. (istimewa)

Jagabaya Dulang Mangap Bersama BRI Bagikan APD dan Sembako untuk Sulinggih dan Pecalang

Buleleng (KitaIndonesia.Com) – Berbagai pihak terus menunjukkan kepedulian terhadap sesama, di tengah ancaman virus corona yang tak kunjung berakhir. Hal ini seperti juga dilakukan oleh Jagabaya Dulang Mangap (JDM) Kabupaten Buleleng, Bali.

Organisasi Pasemetonan Pasek yang bergerak dalam bidang sosial, ekonomi dan kemasyarakatan ini bahkan telah melakukan berbagai aksi selama pandemi Covid-19. Setelah sebelumnya melaksanakan spraying disenfektan di beberapa kecamatan di Buleleng hingga menggalang gerakan donor darah, Jagabaya Dulang Mangap Buleleng kembali bergerak dengan membagikan sembako dan alat pelindung diri (APD) kepada para Pecalang.

“Bantuan berupa paket sembako dan APD merupakan kerja sama dengan Komisaris Bank Rakyat Indonesia (BRI) Bali,” kata Ketua Jagabaya Dulang Mangap Buleleng Putu Pasek Agung Dibia Atmaja, SE, usai kegiatan tersebut beberapa waktu lalu.

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Pura Asem Kembar, Desa Tukadmungga, Buleleng. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Pimpinan Wilayah BRI Bali Ida Bagus Ketut Subagia kepada Ketua Jagabaya Dulang Mangap Provinsi Bali Kadek Agus Suartana, SH, untuk selanjutnya diserahkan kepada pengurus Jagabaya Dulang Mangap Buleleng yang diwakili Ketut Supandra, SPd, selaku Wakil Ketua. Hadir pula Ida Pandita Mpu Nabe Dharma Mukti Sidha Kerti dari Grya Amla Buana Arum Sari Tukad Mungga dan Gede Pasek Suardika, SH, MH, selaku DPP Jagabaya Dulang Mangap.

“Untuk para Pecalang, bantuan yang diberikan adalah APD berupa masker, latex gloves. Ada juga biskuit, sanitizer, vitamin dan susu,” jelas Agung Dibia Atmaja.

Ia menyebut, dipilihnya Pecalang sebagai penerima bantuan mengingat peran dan tugas mereka yang sangat strategis dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Pelibatan Desa Adat yang menjadi kearifan lokal Bali cukup efektif dalam memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujar aktivis mahasiswa Hindu ini.

Selain Pecalang, Jagabaya Dulang Mangap Bersama BRI juga memberikan bantuan dalam bentuk paket sembako sebanyak 450 paket kepada Sulinggih, para lanjut usia dan disabilitas. Penyaluran bantuan kepada para Sulinggih, menurut Agung Dibia Atmaja, sebagai wujud rasa hormat kepada para pemimpin umat tersebut. Sedangkan penyaluran kepada pada lansia dan kaum disabilitas dilakukan karena mereka adalah kelompok paling rentan yang terdampak wabah Covid-19.

“Kami menyambut baik dan merasa terhormat mendapat kepercayaan dari lembaga keuangan nasional untuk terlibat dalam aksi sosial ini. Tentu bantuan ini akan sangat bermanfaat bagi para Pecalang yang menjadi salah satu garda terdepan dalam penanganan virus corona bersama Polri, TNI serta pemerintah daerah,” tutur alumni SMANSA Singaraja angkatan 1992 ini.

Sementara itu Pimpinan Wilayah BRI Bali Ida Bagus Ketut Subagia, menyatakan bahwa pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini sangatlah memukul kalangan masyarakat bawah dan UMKM.

“Bank BRI sebagai partner masyarakat dan UMKM, tergerak melakukan kegiatan sosial ini sebagai tanggung jawab sosial kami,” jelas Bagus Subagia. (KI4)

Check Also

Ajak Masyarakat Vaksin dan Jaga Imun, Togar Situmorang: Jangan Remehkan Virus Corona!

Denpasar (KitaIndonesia.Com) – Hampir dua tahun dunia dirundung bencana wabah virus corona. Virus yang berasal …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *