Home / Nusantara / Isak Tangis Warga Iringi Pemakaman Mantan Bupati Manggarai Barat
Prosesi pemakaman almarhum Fidelis Pranda di Taman Makam Pahlawan Manggarai Barat. (kitaindonesia.com/itho umar)

Isak Tangis Warga Iringi Pemakaman Mantan Bupati Manggarai Barat

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com)
Jenazah mantan Bupati Manggarai Barat Drs Wilfridus Fidelis Pranda, 71, dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu (20/03/2020) sekitar Pukul 11.00
Wita.

Prosesi pemakaman didahului dengan Misa Pemakaman di Gereja Paroki Roh Kudus Labuan Bajo. Usai Misa Pemakaman, jasad bupati pertama Manggarai Barat itu disemayamkan di Kantor Bupati Manggarai Barat untuk menjalani upacara kenegaraan.

Seluruh rangkaian prosesi pemahaman ini diwarnai isak tangis warga, termasuk pejabat daerah yang hadir. Mereka merasa kehilangan sosok inspiratif, sekaligus peletak dasar pembangunan di ‘Bumi Komodo’ itu.

Misa Pemakaman jenazah almarhum Fidelis Pranda di Gereja Paroki Roh Kudus Labuan Bajo. (kitaindonesia.com/itho umar)

Seperti disaksikan, isak tangis warga pecah saat petugas TNI dan Polri mengusung jasad Pranda saat hendak diantar ke TMP Manggarai Barat. Bahkan iringi – iringan jenazah almarhum di sepanjang jalan Frans Lega – Frans Nala Labuan Bajo, juga diwarnai isak tangis warga yang melepas kepergiannya di pinggir jalan.

Fidelis Pranda, Bapak Pembangunan 

Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula yang tampil sebagai Inspektur Upacara juga menyatakan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum.

“Atas nama pemerintah, pemerintahan Manggarai Barat, warga masyarakat baik yang hadir di tempat pemakaman ini maupun yang tidak sempat hadir, menyampaikan salam duka. Ada yang tidak sempat hadir, tetapi mereka menyampaikan duka lewat WhastApp,” tutur Dula, dalam upacara yang disaksikan oleh Wakil Bupati Manggarai Barat Maria Geong, Ketua DPRD Manggarai Barat Edistasius Endi, Wakil Bupati Manggarai Victor Madur, Forkompinda Manggarai Barat dan pejabat daerah setempat ini.

Upacara kenegaraan pelepasan jenazah almarhum Fidelis Pranda di Kantor Bupati Manggarai Barat. (kitaindonesia.com/itho umar)

Bagi Dula, bupati pertama Manggarai Barat ini memiliki banyak prilaku dan perbuatan yang patut dikenang. Bahkan sebagian besar pejabat di Manggarai Barat, juga memiliki kenangan masing-masing dengan almarhum.

“Saya memiliki kenangan tersendiri dengan almarhum. Ibu wakil bupati juga. Almarhum telah menunjukkan prilaku – prilaku yang sangat signifikan untuk kita bisa tiru. Di tengah keluarga, almarhum ditugaskan untuk menyelesaikan masalah-masalah keluarga,” tutur Dula.

Ia bahkan menilai, Pranda adalah sosok pamong praja tulen yang perlu diteladani. Almarhum juga dinilai sangat berdedikasi serta total dalam pengabdian.

“Beliau adalah kader pejuang pamong praja, loyal, dedikasi tinggi, abdi masyarakat, abdi negara dan tidak kalah penting, beliau ini tidak pernah cacat cela,” tandas Dula, yang merupakan wakil bupati pertama Manggarai Barat mendampingi Bupati Pranda ini.

Dula pun mengungkapkan rasa bahagia, karena telah mendapat banyak pelajaran dari didikan Pranda.

“Saya merasa bahagia sekali. Saya belajar menjadi pemimpin dari seorang pejuang, pamong praja asli dan luar biasa dengan program empat penjuru mata angin. Gubernur punya 3 batu tungku, kita punya empat batu penjuru. Yang saya ingat betul, salah satunya adalah program transportasi. Harus buat jalan ke ibu kota kecamatan, tempat – tempat ibadah dan wilayah perbatasan,” kenang Dula tentang program penting kepemimpinan Pranda pada periode 2005-2010.

Di akhir sambutannya, Dula mengharapan agar segala kebaikan Pranda perlu diteladani. Ia juga mengamini jika Pranda disebut sebagai Bapak Pembangunan.

“Di usianya yang senja, Pak Fidelis Pranda telah membangun keluarga yang begitu baik. Anak-anak sudah berhasil, cucu-cucu sehat. Dan orang baik perlu kita teladani sebagai peletak dasar pembangunan Manggarai Barat, fundator. Dan kalau sebut Pak Fidelis Pranda adalah bapak pembangunan, itu wajar,” pungkas Dula. (KI21)

Check Also

Waspada! Ada Tambahan 15 Kasus Positif Covid-19 di Manggarai Barat

Labuan Bajo (KitaIndonesia.Com) – Masyarakat Manggarai Barat patut waspada. Pasalnya, kasus Covid-19 di ujung barat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *